MAKASSAR – Kasus anggota Polres Pelabuhan Makassar yang tertembak saat mengamankan begal di Makassar kini terungkap.
Ternyata pelaku penembakan terhadap Aiptu Noval saat mengamankan pelaku begal adalah adiknya sendiri yang juga anggota polisi bernama Suardi Alias Andi (43).
Fakta tersebut terungkap dalam ekspose perkara Restorative Justice (RJ) yang digelar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Selasa (15/7).
Dalam ekspose tersebut, Suardi disangkakan melanggar Pasal 360 ayat (1) KUHP. Ekspose RJ ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejati Sulsel Agus Salim, didampingi Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Rizal Syah Nyaman.
Kepala Kejati Sulsel Agus Salim mengatakan, insiden penembakan itu terjadi di pertigaan Jalan Jalahong, Kota Makassar, pada Sabtu (3/5) sekitar pukul 23.00 WITA.
Saat itu, Aiptu Noval (korban) meminta adiknya yang juga anggota polisi, Suardi untuk membantu menangkap DPO kasus pencurian motor.
“Dalam insiden tersebut terjadi letusan senjata api yang mengenai dada kanan korban. Akibatnya, korban mengalami luka tembak, sempat menjalani operasi dan dirawat inap selama tiga hari di RS Bhayangkara Makassar,” jelas Agus Salim.
Fakta itu berbeda dengan keterangan awal pihak kepolisian yang menyebut Aiptu Noval tertembak oleh Aldi Monyet, yang merupakan DPO kasus begal.
Diberitakan Holopis sebelumnya, seorang Polisi bernama Aiptu Noval di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tertembak saat hendak menangkap pelaku begal.
Kini Noval menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan, Aiptu Noval mengalami luka tembak di bagian dada.
Peristiwa itu terjadi saat dia hendak menangkap Aldi Monyet, seorang pelaku begal dalam pencarian orang (DPO), di kawasan Jalan Abu Bakar Lambogo, Makassar, Sabtu dini hari (3/5).
“Polisi tugas di Polres Pelabuhan Makassar,” jelas Arya Perdana, Minggu (4/5).
“Kita sedang mengejar pelakunya dan identitas sudah kita kantongi,” tambahnya.
Kondisi korban saat ini kata Arya, telah membaik usai mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto, menerangkan, saat kejadian, Aiptu Noval bersama adiknya yang juga anggota Polri tengah bertugas menangkap DPO bernama Aldi alias Aldi Monyet di Jalan Abu Bakar Lambogo.
Saat hendak ditangkap, pelaku melawan. “Ketika akan mengamankan pelaku, yang bersangkutan melakukan perlawanan dan menembak ke arah petugas. Peluru mengenai dada Aiptu Noval,” jelas Didik Minggu (4/5).
Didik menyebut Aiptu Noval juga sempat melepaskan tembakan ke arah pelaku. Diduga pelaku terkena tembakan, meski berhasil melarikan diri.
“Personel Polres Pelabuhan saat ini tengah mengejar pelaku. Mereka di-backup oleh tim dari Ditreskrimum Polda Sulsel,” bebernya.
Berdasarkan informasi terbaru, rencananya akan dilakukan operasi pengangkatan proyektil.
“Saat ini saudara Aiptu Noval dirawat di RS Bhayangkara dan rencana akan dilakukan operasi pengangkatan proyektil,” kata Kombes Didik.

