JAKARTA – Polri baru-baru ini mengunggah sebuah konten video yang diproduksi menggunakan rekayasa artificial intelligence (AI) dalam rangka menyambut HUT 79 Polri. Video 98% AI tersebut diunggah di akun media sosial X @DivHumas_Polri centang biru.
Dalam captionnya, Polri menyampaikan bahwa Kepolisian adalah insan para Pahlawan yang selalu berada di garda terdepan untuk melindungi masyarakat, dari segala bentuk ancaman kejahatan dan bahaya.
“Polisi adalah sosok pahlawan masa kini. Tanpa jubah, tanpa sorotan mereka berdiri di garda terdepan, melindungi masyarakat dari segala bentuk kejahatan dan marabahaya,” tulis caption video di akun X Divisi Humas Polri seperti dikutip Holopis.com, Minggu (22/6/2025).
Sayangnya, tak sedikit hujatan muncul dari para netizen. Salah satunya adalah pemilik akun @aegipudu. Ia menyindir bahwa keberadaan video AI tersebut karena Polri tak memiliki stok video dan foto yang mendukung konten.
“Kocak bgt bikinnya pake AI saking gaadanya dokumentasi asli bantu masyarakat ya?,” tulis @aegipudu.
Lantas, tweet tersebut pun direspons oleh netizen lain, seperti @cityflower633. Ia menyebut bahwa ada kelakuan anggota Polisi yang hanya formalitas saja dalam bekerja.
“Ngatur lalu lintas bentar, terus foto, lalu pergi ke warteg/warkop,” tulisnya.
Ada juga netizen lain seperti @Ken_Sahaja yang ikut memberikan narasi negatif kepada Polri. Ia menyebut bahwa materi CCTV banyak yang dihapus, sehingga dalam menyajikan konten harus menggunakan bantuan AI.
“Footage di cctv di hapus semua soalnya,” tulis @Ken_Sahaja.
Begitu juga dengan pemilik akun @mipan_zulzulzul. Ia juga menyindir salah satu item sayap malaikat yang digunakan dalam konten video Divisi Humas Polri tersebut.
“Sian bgt dah pen diakui sebagai malaikat ampe bela²in bikin sayap palsu pake AI,” tulis Joule.
Lalu, bagaimana pendapat Sobat Holopis, apakah video Divisi Humas Polri tersebut menarik atau tidak ?.

