JAKARTA – Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Tito Karnavian menjelaskan perkembangan terkini perihal pelaksanaan retret kepala daerah gelombang kedua.
Tito menjelaskan bahwa retret tersebut bakal diikuti oleh 50 kepala daerah pada akhir Juni 2025 di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.
“Akhir bulan ini yang untuk tahap kedua kan lebih kurang 50 orang ya. Lima puluh orang itu di Jatinangor,” kata Tito Karnavian pada Selasa (10/6).
Tito kemudian mengakui bahwa Presiden Prabowo Subianto maupun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum memberikan konfirmasi untuk hadir pada retret gelombang kedua.
Mantan Kapolri itu juga menambahkan bahwa pemberian materi hingga pembekalan untuk kepala daerah terpilih tidak akan jauh berbeda dengan retret sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 21-28 Februari 2025 di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Dalam Negeri mengakui belum bisa memastikan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retret kepala daerah gelombang kedua.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyebut bahwa pihaknya masih melakukan penyesuaian jadwal dengan pihak Istana.
“Kami menyesuaikan dengan agenda Presiden. Belum bisa dipastikan kehadiran beliau,” kata Bima Arya dalam keterangannya pada Senin (2/6).
Bima pun menjelaskan bahwa pihak yang akan mengisi materi dalam retret kepala daerah gelombang kedua tersebut akan dilakukan oleh para menteri Kabinet Merah Putih.
“Pemateri direncanakan Menteri atau yang mewakili,” imbuhnya.

