JAKARTA – Pelatih Manchester United Ruben Amorim merasa sakit hati timnya gagal menjuarai Liga Europa 2024/2025. Menurutnya, Setan Merah tampil lebih baik ketimbang Tottenham Hotspur di laga tersebut.
Pertandingan final Liga Europa antara Tottenham vs MU berlangsung di Estadio San Mames, Bilbao, Spanyol, pada Kamis (22/5) dini hari WIB.
Dalam pertandingannya tersebut, MU sejatinya tampil mendominasi permainan. Dari catatan statistik Flashscore seperti dikutip Holopis.com, Setan Merah secara keseluruhan mampu menguasai 73 persen ball possession.
Bahkan, MU mampu menciptakan sebanyak 16 kali tembakan ke gawang Tottenham, dengan enam diantaranya tepat sasaran alias on target.
Berbanding terbalik dengan Tottenham, klub London Utara tersebut hanya menguasai 27 persen ball possession, serta hanya membuat tiga kali tembakan ke gawang MU.
Akan tetapi, Tottenham Hotspur berhasil membukukan skor meski statistiknya tidak sementereng milik MU.
Satu-satunya gol Tottenham Hotspur ke gawang MU tersebut dicetak oleh Brennan Johnson pada menit 42. Bermula dari Pape Matar Sarr yang memberikan crossing, lalu disambar Johnson hingga menjadi gol.
“Saya tidak akan berbicara tentang masa depan, malam ini kami harus menghadapi rasa sakit karena kalah dalam pertandingan ini,” ungkap Amorim, seperti dikutip Holopis.com dari UEFA.
Lebih lanjut, Amorim menilai bahwa permainan timnya lebih baik ketimbang apa yang dipertunjukkan Tottenham Hotspur.
“Kami adalah tim yang lebih baik. Para pemain mencoba segalanya untuk memenangkan pertandingan,” imbuhnya.
Sebagai informasi tambahan, hasil tersebut melanjutkan keterpurukan MU. Setan Merah sendiri sudah gagal di seluruh kompetisi domestik.
Bahkan, akibat dari kegagalan MU juara Liga Europa musim ini, Setan merah pun tidak akan tampil di kompetisi Eropa musim depan.


💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!