HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jorge Martin belum menyerah untuk tampil di MotoGP Malaysia 2026 meski mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan di Australia. Aprilia mengonfirmasi bahwa pebalap asal Spanyol itu sudah bertolak ke Sepang untuk mencoba kembali ke lintasan akhir pekan ini.
Namun, peluang Martin tampil masih bergantung pada hasil pemeriksaan medis yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/10/2026). Jika dinyatakan fit, ia berpeluang kembali mengendarai motor Aprilia dalam sesi latihan bebas pertama pada Jumat (30/10/2026).
Dilansir Holopis.com dari Crash.net, Rabu (28/10/2026), Martin mengalami kecelakaan saat Sprint Race MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10/2026). Ketika itu, ia tengah bersaing ketat dengan Marc Marquez untuk memperebutkan posisi terdepan.
Aprilia kemudian mengumumkan hasil pemeriksaan awal yang menunjukkan adanya patah tulang radius kanan dan dugaan patah tulang ulna di dekat pergelangan tangan. Kondisi tersebut membuat Martin dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan utama pada Minggu.
Meski begitu, pemeriksaan lanjutan membawa kabar yang sedikit lebih baik. Laporan Autosport menyebut hasil CT scan di Melbourne memastikan Martin mengalami patah tulang radius distal kanan tanpa pergeseran.
Dugaan patah tulang ulna juga tidak terbukti. Dengan hasil tersebut, Martin tidak perlu kembali ke Spanyol untuk menjalani operasi dan kini berupaya memulihkan kondisinya agar bisa mengikuti seri Malaysia.
Martin menyadari bahwa peluangnya kembali balapan belum bisa dipastikan. Ia memilih menjalani proses pemulihan terlebih dahulu sebelum mengetahui apakah kondisi tangannya memungkinkan untuk kembali menggeber motor MotoGP.
“Saya menjalani perawatan yang diperlukan untuk memulihkan cedera ini dan tiba di Sepang dalam kondisi sebaik mungkin. Tidak mungkin membuat prediksi apa pun. Kami harus menilai situasinya hari demi hari,” ujar Martin, dikutip Crash.net.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kehadirannya di Malaysia belum otomatis berarti ia akan turun balapan. Keputusan akhir tetap menunggu penilaian tim medis MotoGP.
Hanya Punya Empat Hari untuk Pulih
Sebelum menjalani pemeriksaan di Sepang, Martin telah mengikuti program pemulihan selama empat hari. Program tersebut difokuskan untuk mengurangi pembengkakan serta membantu mengembalikan mobilitas, kekuatan, dan fungsi pergelangan tangannya.
Aitor Tomas, fisioterapis yang menangani Martin, menjelaskan bahwa proses pemulihan melibatkan sejumlah metode, termasuk terapi dingin, terapi manual, dan magnetoterapi untuk membantu proses pemulihan tulang.
Meski demikian, tantangan Martin bukan sekadar meredakan rasa sakit. Pergelangan tangan kanan memiliki peran penting ketika pebalap mengoperasikan gas dan rem depan, sekaligus menopang tubuh saat berakselerasi maupun mengerem.
Artinya, Martin harus memastikan tangannya cukup kuat dan mampu bergerak dengan baik untuk menghadapi tuntutan fisik di atas motor MotoGP.
Pemeriksaan Medis Jadi Penentu
Menurut laporan Autosport yang dikutip Holopis.com, tim medis MotoGP akan memeriksa kondisi Martin pada Kamis (29/10). Jika dinyatakan layak, ia bisa mencoba kembali mengendarai motor Aprilia dalam sesi latihan bebas pertama pada Jumat.
Kondisinya juga berpotensi dievaluasi kembali setelah sesi tersebut. Dengan demikian, keputusan untuk melanjutkan akhir pekan balapan tidak hanya bergantung pada pemeriksaan awal, tetapi juga pada bagaimana tubuh Martin merespons ketika kembali mengendarai motor.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...