Menkes Sebut Orang Gaji Rp 5 Juta Enggak Sehat dan Enggak Pintar

0 Shares

JAKARTA – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa penghasilan masyarakat yang hanya Rp 5 juta di Indonesia masuk dalam kategori tidak sehat dan bahkan tidak pintar.

Budi mengatakan bahwa kondisi tersebut berbeda jauh dengan orang yang berpenghasilan Rp 15 juta ke atas dengan kondisi lebih pintar dan lebih sehat.

“Apa sih bedanya orang yang gajinya Rp 15 juta sama Rp 5 juta, cuma dua. Satu dari Rp 15 juta pasti lebih sehat dan lebih pintar. Kalau dia nggak sehat dan nggak pintar, nggak mungkin gajinya Rp 15 juta, pasti gajinya Rp 5 juta,” kata Budi dalam keterangannya pada Sabtu (17/5).

“Kalau dia pintar aja tapi nggak sehat, sama juga. Kalau dia sehat tapi nggak pintar, sama juga. Jadi harus sehat dan pintar,” sambungnya.

Kondisi tersebut diakui Budi adalah rata-rata pendapatan masyarakat Indonesia per bulannya Rp5 juta.

“Kalau kita ada pertemuan alumni, tanya siapa yang gajinya di atas Rp15 juta. Kalau masih banyak yang di bawah Rp15 juta, itu artinya kita belum negara maju,” ucapnya.

- Advertisement -

Padahal, Budi menegaskan bahwa indikator Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045 seharusnya rata-rata pendapatan warga mencapai Rp 15 juta per bulan.

“Negara maju, high income country itu definisinya jelas, teman-teman. Gross national income per kapita itu 14.000 dolar ke atas,” imbuhnya.

“Sekarang Indonesia berapa? 4.000-an. Jadi harus naik 3,5 kali. Nah gimana caranya itu kalau dirupiahkan, sebulannya harus Rp 15 juta,” lanjutnya.

Budi mengatakan, pendapatan sebesar itu hanya bisa dicapai jika masyarakat sehat dan pintar. Karenanya, dia berbicara pentingnya peran Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan menuju Indonesia emas 2045.

Karena itu sebagai Menteri Kesehatan, Budi menyatakan, tugasnya adalah menjaga masyarakat agar tetap sehat. Bukan semata mengobati warga yang sudah sakit.

“Kenapa namanya Menteri Kesehatan bukan Menteri Kesakitan? Karena tugasnya adalah menjaga masyarakat agar tetap sehat,” imbuh dia.

Dia menerangkan bahwa fungsi utama Kementerian Kesehatan adalah mendorong pola hidup sehat melalui strategi edukasi dan sosialisasi. Sedangkan mengobati, kata dia, merupakan kewenangan dokter.

“Menjaga masyarakat jangan sampai sakit. Bukan tugasnya hanya mengobati masyarakat yang sakit, bukan itu. Itu tugas dokter untuk mengobati masyarakatnya kalau sakit,” tutupnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU