JAKARTA – Pakistan telah sepenuhnya membuka kembali wilayah udaranya untuk semua jenis operasi penerbangan, demikian disampaikan Otoritas Bandara Pakistan (Pakistan Airports Authority/PAA) pada Sabtu (10/5).
“Wilayah udara Pakistan telah sepenuhnya dibuka kembali untuk semua jenis operasi penerbangan,” kata juru bicara PAA, dikutip Holopis.com, Minggu (11/5).
Pembukaan kembali wilayah udara ini dilakukan setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Pakistan dan India, yang meredakan kekhawatiran menyusul serangan rudal dan peningkatan langkah-langkah keamanan yang memicu pembatasan wilayah udara dan penangguhan sementara penerbangan sebelumnya pada pekan ini.
Juru bicara PAA tersebut menyarankan penumpang untuk meminta informasi terbaru tentang jadwal penerbangan dan perubahan operasional dari maskapai penerbangan masing-masing.
Pelanjutan layanan bandara secara penuh diharapkan dapat menstabilkan perjalanan udara, baik domestik maupun internasional, serta memberikan kelegaan bagi maskapai, staf bandara, dan penumpang yang terdampak pembatalan serta penundaan selama periode ketegangan tersebut.
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, Pakistan dan India pada Sabtu (10/5) mengumumkan bahwa mereka telah menyepakati gencatan senjata.
Pengumuman itu disampaikan setelah kedua negara tersebut saling melancarkan serangan militer selama empat hari.


