Kemenag Bakal Perkuat Kualitas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam

666
0 Shares

JAKARTA – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama (Diktis Kemenag) tengah menyusun Grand Desain Penguatan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Swasta.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Helmi Nasaruddin Umar menegaskan bahwa upaya ini penting agar para mahasiswa di lingkungan civitas akademika di seluruh PTKI mendapatkan kualitas pendidikan yang tidak kalah saing.

“Ini demi anak bangsa. Bayangkan betapa besar jumlah PTKI Swasta ini, ada 857. Ini bisa menampung mahasiswa yang tidak masuk PTKI Negeri yang jumlahnya hanya 59,” tutur Helmi Nasaruddin dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (8/5/2025).

Menurut istri Menag Prof Nasaruddin, Helmi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah mendirikan dan mengelola kampus berbasis PTKI swasta di Indonesia. Sebab, mereka memiliki peran dan andil besar dalam penguatan kualitas pendidikan di dalam negeri, khususnya yang berlatarbelakang keagamaan Islam.

“Kita harus berterima kasih kepada unsur masyarakat yang mau membangun kampus-kampus dari dana pribadinya dan turut andil dalam mencerdaskan anak bangsa,” sambungnya.

Helmi mengaku dirinya telah berdiskusi dengan Menteri Agama, Nasaruddin Umar terkait inisiasi perancangan Grand Desain Penguatan PTKI Swasta. Menurutnya, langkah pertama yang dapat diambil adalah pemetaan sejumlah masalah di PTKI Swasta, terutama terkait peningkatan status Kelembagaan Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (KOPERTAIS) menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Keagamaan (LLPTK).

- Advertisement -

“Secara Kelembagaan KOPERTAIS perlu ditingkatkan statusnya seperti LLDIKTI di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk dapat meningkatkan kapasitasnya dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, pengendalian dan pembinaan,” sebutnya.

Selanjutnya, lanjut pemilik nama asli Helmi Halimatul Udhma tersebut mengatakan, bahwa PTKI Swasta juga harus terus bertransformasi, dengan tuntutan zaman. PTKI Swasta harus mampu berdaya saing untuk menjaga nilai-nilai keislaman, peningkatan kualitas akademik, perbaikan tata kelola, dan meningkatkan akreditasi unggul.

“Publikasi harus ditingkatkan. Pimpinan perguruan tinggi harus mengingatkan dosennya untuk terus mengurus sertifikasi dosen,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno menuturkan, pemetaan masalah PTKI Swasta harus segera dilakukan. Fakta di lapangan, dari 857 PTKI Swasta binaan Kementerian Agama, dengan berbagai keterbatasan yang dihadapi, ada juga sejumlah PTKI Swasta dengan kualitas yang baik. Ini buktibPTKI Swasta bisa saling bersinergi dan saling menguatkan satu sama lain.

“Ini harus segera dilakukan langkah-langkah penguatan PTKI Swasta base on data. Pertama, ini eranya big data. Orang tahu profiling kita dari data. Kalau teman-teman yang pasif tidak aktif di PD-Dikti atau di EMIS, saya jamin PTKI anda cepat atau lambat akan dilupakan orang. Karena orang melihat kita sekarang bukan face to face tetapi melihatnya dengan berbasis data,” tutur Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini.

Kemudian, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron menegaskan komitmen Kemenag dalam penguatan PTKI Swasta. Menurutnya, ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjangkau seluruh kalangan, tak terkecuali civitas akademika PTKI Swasta.

“Berbicara penguatan PTKI Swasta, berbagai macam aspek harus kita perhatikan, bagaimana dosennya, bagaimana kurikulumnya, bagaimana sarprasnya, bagaimana mahasiswanya, bagaimana publikasinya. Macam-macam ini harus kita tingkatkan sedikit demi sedikit sesuai dengan PTKIS masing-masing,” tutur Sahiron.

Di antara berbagai poin peningkatan, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menyoroti masalah akreditasi Unggul PTKIS yang masih minim. Untuk itu, pihaknya mendorong dosen-dosen PTKI Swasta untuk meningkatkan gairahnya dalam peningkatan karir.

“Ini isu yang pertama bagaimana meningkatkan kualitasnya, dan termasuk juga peningkatan karirnya. Karena akreditasi ternyata kan nanti ditanya lektor kepalanya berapa, profesornya berapa, harus segera ditingkatkan jumlahnya untuk mendukung itu semua,” tandasnya.

Kegiatan dialog ini dilakukan dalam sesi Rapat Koordinasi Program Penguatan PTKI Swasta di Jakarta, Rabu 7 Mei 2025.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Redaktur
Redaktur
Tim Redaksi :
Redaktur
Redaktur
Administrator

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU