Ketum KNPI Haris Pertama Setuju Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

0 Shares

JAKARTA – Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, menyatakan dukungannya agar Presiden RI ke-2, Jenderal Besar (Purn) Soeharto, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Menurut Haris, Soeharto telah memberi kontribusi besar bagi Indonesia dalam pembangunan, menjaga stabilitas nasional, hingga memberdayakan masyarakat.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Sudah saatnya bangsa ini memberi penghargaan tertinggi kepada sosok yang memimpin Indonesia lebih dari tiga dekade dan berhasil membawa negeri ini keluar dari berbagai krisis pasca-kemerdekaan,” kata Haris dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Holopis.com, Senin (28/4/2025).

Haris menilai Soeharto adalah figur penting dalam sejarah Indonesia modern. Sehingga betapa pun perdebatan dan spekulasi yang muncul, Haris menekankan bahwa jasa Soeharto pada Indonesia tidak boleh dipungkiri.

- Advertisement -

“Kita tidak bisa menutup mata atas jasa-jasanya,” tegasnya.

Ada lima alasan utama menurut Haris mengapa Soeharto layak menyandang gelar Pahlawan Nasional. Pertama, keberhasilannya membangun fondasi ekonomi lewat program Repelita dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

“Di era beliau, pertumbuhan ekonomi stabil dan inflasi terkendali. Itu prestasi besar,” ujar Haris.

Kedua, Soeharto dinilai sukses menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, termasuk menghadapi ancaman separatisme dan memperkuat persatuan bangsa. Ketiga, pembangunan infrastruktur secara masif, mulai dari jalan, pelabuhan, bendungan, hingga listrik ke pelosok, juga menjadi bukti nyata kiprah Soeharto.

“Beliau membangun dari pinggiran sebelum istilah itu populer,” tambah Haris.

Keempat, Haris mengapresiasi kebijakan Soeharto dalam memajukan sektor pendidikan dan kesehatan, seperti program Wajib Belajar dan pendirian Puskesmas. Dan yang kelima, ia menyoroti peran aktif Soeharto di dunia internasional, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Gerakan Non-Blok dan menjaga hubungan baik dengan berbagai negara.

“Terlepas dari catatan sejarah yang ada, saya kira sudah layak Pak Harto diberi gelar Pahlawan Nasional. Ini soal menghormati fakta sejarah, bukan sekadar politik,” tutup Haris.

Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Sebelumnya diberitakan, bahwa Kementerian Sosial mengusulkan nama Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 RI KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) masuk sebagai tokoh yang akan mendapat gelar pahlawan tahun ini.

“Tahun ini ada beberapa nama yang berpeluang di antaranya Presiden ke dua Soeharto dan Presiden ke empat Gus Dur,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), beberapa waktu lalu.

Kementerian sosial, kata dia, saat ini telah menerima usulan beberapa nama calon pahlawan nasional dari daerah. Gus Ipul mengingatkan usulan ini tentunya berpotensi memunculkan pro dan kontra, tapi menurutnya hal itu biasa. Calon pahlawan nasional, kata dia, juga manusia yang mesti tidak akan sempurna.

“Pak Harto, Gus Dur, atau juga seluruh pahlawan yang diusulkan itu pada dasarnya memiliki kelemahan dan kekurangan. Kenapa? Karena mereka manusia,” ujarnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis