Kemenkeu Bakal Lelang SBSN, Targetkan Pendapatan Rp10 Triliun

0 Shares

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari Selasa (29/4) besok, dengan target indikatif yang ditetapkan sebesar Rp10 triliun.

Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara – Syariah) dan PBS (Project BUtabased Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2025.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Berdasarkan Keterangan Pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) yang dikutip Holopis.com, pokok-pokok terms & conditions SBSN yang akan dilelang dengan tanggal setelmen 2 Mei 2025 adalah sebagai berikut:

  1. SPNS13102025 (reopening) jatuh tempo pada 13 Oktober 2025, imbalan diskonto
  2. SPNS12012026 (reopening) jatuh tempo pada 12 Januari 2025, imbalan diskonto
  3. PBS003 (reopening) jatuh tempo pada 15 Januari 2027, imbalan 6.00000 persen
  4. PBS030 (reopening) jatuh tempo pada 15 Juli 2028, imbalan 5.87500 persen
  5. PBS034(reopening) jatuh tempo pada 15 Juni 2039, imbalan 6.50000 persen
  6. PBS039 (reopening) jatuh tempo pada 15 Juni 2041, imbalan 6.62500 persen
  7. PBS038 (reopening) jatuh tempo pada 15 Desember 2049, imbalan 6.87500 persen

Seluruh Seri SBSN tersebut menggunakan underlying asset berupa Proyek/Kegiatan dalam APBN tahun 2025 dan Barang Milik Negara.

- Advertisement -

Alokasi Pembelian Non-kompetitif untuk seri SPNS13102025 dan SPNS12012026 maksimal 99 persen dari jumlah yang dimenangkan sedangkan seri yang lainnya sebesar 30 persen, dengan maksimal dimenangkan sebesar 200 persen dari target indikatif.

Peserta lelang sebagai dealer utama antara lain PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT. Bank Permata, Tbk, PT. Bank Panin, Tbk, PT. Bank HSBC Indonesia, PT. Bank OCBC NISP, Tbk, Standard Chartered Bank, PT. Bank CIMB Niaga.

Selain itu, terdapat pula PT. Bank Maybank Indonesia, Tbk, Citibank N.A, PT. Bank Central Asia, Tbk, Deutsche Bank AG, PT. BRI Danareksa Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas, PT. Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk, PT. Bahana Sekuritas, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, serta Lembaga Penjamin Simpanan, dan juga Bank Indonesia.

Adapun lelang SBSN ini akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price).

“Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang,” tulis keterangan pers Kemenkeu, dikutip Holopis.com.

Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian tersebut harus melalui Dealer Utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis