Dewan Ekonomi Nasional Sambut Baik Penundaan Kebijakan Tarif Trump

0 Shares

JAKARTA – Juru Bicara Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Jodi Mahardi menyambut baik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menunda pemberlakuan kebijakan tarif resiprokal barunya.

Menurutnya, sikap Donald Trump yang melunak perlu direspon cepat oleh pemerintah Indonesia, dengan mempercepat reformasi ekonomi dan meningkatkan daya saing.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Fokus kita jelas, potong ekonomi biaya tinggi, sederhanakan izin usaha, dan berikan insentif nyata bagi industri yang patuh pada kebijakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN),” kata Jodi, seperti dikutip Holopis.com dari Antara, Kamis (10/4).

Jodi menegaskan, bahwa langkah tersebut bertujuan untuk memperkuat fondasi industri nasional agar mampu bersaing di pasar global. Langkah itu juga bertujuan untuk menjaga keterjangkauan barang dan jasa bagi masyarakat.

- Advertisement -

Langkah reformasi ini bukan hanya demi ekspor, lanjut Jodi. DEN berharap langkah reformasi ekonomi dapat mengarah pada sistem perekonomian yang lebih efisien, produk yang lebih murah untuk rakyat, dan industri dalam negeri yang tumbuh karena diberi dorongan positif, bukan diberatkan dengan aturan yang kaku.

Kemudian terkait TKDN yang sebelumnya juga sempat disinggung Presiden Prabowo Subianto, Jodi menyatakan bahwa kebijakan tersebut tetap penting, namun dengan penyesuaian pendekatan, yakni dari kewajiban menjadi insentif.

“Industri yang menggunakan komponen lokal harus diberi keuntungan, bukan dihambat oleh proses teknis yang panjang dan tidak produktif,” ujarnya.

Sementara itu, menanggapi Presiden AS Donald Trump yang tetap memberlakukan tarif resiprokal tinggi ke China, jubir DEN mengatakan, ketegangan dagang antara kedua negara tersebut bisa menjadi peluang strategis bagi Indonesia.

“Tentu berdampak global, tapi bagi Indonesia ini bisa jadi peluang strategis. Dengan pendekatan yang lebih bersahabat dan insentif yang tepat, kita bisa menarik relokasi investasi dan memperluas akses ekspor ke pasar non-tradisional,” tutur Jodi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis