Luhut : Presiden Instruksikan Lakukan Deregulasi Agar Tak Hambat Investasi

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

JAKARTA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan arahan tegas Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat deregulasi demi membuka jalan bagi investasi dan industri masuk ke Indonesia.

Langkah ini diharapkan mampu mengatasi hambatan bisnis yang selama ini menghambat pertumbuhan ekonomi.

Usai pertemuan di Istana Kepresidenan bersama anggota DEN, Luhut menjelaskan bahwa Prabowo memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap regulasi yang berpotensi menghambat investasi.

“Tadi presiden sudah memberikan instruksi untuk kita melakukan deregulasi di banyak hal,” ujar Luhut dalam keteranagnnta yang dikutip Holopis.com, Kamis (20/3).

Ia mencontohkan keberhasilan deregulasi pada tahun 80-an yang mampu meningkatkan ekspor hingga 20%.

“Sekarang kita kerjakan lagi. Tim dari Kemenko Perekonomian dan DEN sudah mulai bekerja sama untuk menyiapkan masalah deregulasi ini,” tambahnya.

Langkah konkret akan segera dibahas dalam rapat terbatas (ratas) minggu depan.

“Saya kira ini perintah yang jelas dan akan ditindaklanjuti. Sehingga langkah-langkah konkret bisa segera diumumkan,” tegas Luhut.

Luhut juga menyoroti potensi besar sektor seperti sepatu dan garmen yang siap menciptakan ratusan ribu lapangan kerja dalam waktu dekat.

“Seperti tadi misalnya sepatu garmen tadi itu bisa menciptakan beberapa ratus ribu lapangan kerja dalam waktu beberapa waktu ke depan karena mereka itu semua siap,” pungkasnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!