Selasa, 24 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 24 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Trump Ngotot Tak Mau Cabut Kebijakan Tarif Impor

0 Shares

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menegaskan tidak akan mencabut kebijakan tarif impor besar-besaran yang diterapkan kepada banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun begitu, ia mengaku akan mempertimbangkan pencabutan kebijakan tarif impor apabila negara-negara tersebut menyeimbangkan perdagangannya dengan AS.

- Advertisement -

Trump mengaku tidak ingin pasar global jatuh. Namun di sisi lain, ia juga mengaku tidak khawatir tentang aksi jual besar-besaran yang membuat pasar keuangan terguncang.

Sebab ia menilai, kebijakan tarif impor yang resmi diumumkan pada pekan lalu itu sebagai obat pagi pasar yang terpuruk.

- Advertisement -

“kadang-kadang Anda harus minum obat untuk memperbaiki sesuatu,” ujar Trump kepada wartawan, seperti dikutip Holopis.com, Senin (7/4).

Pernyataan Orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu muncul saat pasar keuangan global tampaknya akan terus mengalami penurunan tajam setelah perdagangan dilanjutkan pada Senin (7/4).

Padahal sebelumnya, para pembantu Trump berusaha menenangkan pasar dengan mengatakan, lebih dari 50 negara telah menghubungi Gedung Putih untuk memulai negosiasi guna mencabut tarif tersebut.

“Saya berbicara dengan banyak pemimpin, Eropa, Asia, dari seluruh dunia. Mereka sangat ingin membuat kesepakatan,” kata Trump seperti dikutip dari APNews, Senin (7/4).

Trump meyakini, kebijakan tarif impor baru dari AS tidak akan memicu defisit perdagangan dengan negaranya.

“Kita tidak akan mengalami defisit dengan negara Anda. Kita tidak akan melakukan itu, karena bagi saya defisit adalah kerugian. Kita akan mengalami surplus atau paling buruk, akan mencapai titik impas,” lanjutnya.

Sebagaimana dikatahui, tarif impor yang lebih tinggi akan mulai berlaku pada Rabu (9/4), mengawali era baru ketidakpastian ekonomi tanpa akhir yang jelas.

Meski begitu, Trump, yang menghabiskan akhir pekan di Florida yang asyik bermain golf, memposting unggahan yang menyatakan AS akan memenangkan perang dagang ini.

“Kita akan menang, bertahanlah dengan kuat, itu tidak akan mudah,” terkait kebijakan tarifnya.

Anggota Kabinet dan penasihat ekonominya berupaya menjelaskan kebijakan tarif tersebut dan mengecilkan konsekuensinya bagi ekonomi global pada Minggu (6/4).

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent mengatakan, praktik perdagangan yang tidak adil bukanlah hal yang dapat dinegosiasikan dalam hitungan hari atau minggu.

Amerika Serikat, kata Bassent, harus melihat penawaran dari negara-negara lain dan apakah itu dapat dipercaya.

“Tidak harus ada resesi. Siapa yang tahu bagaimana pasar akan bereaksi dalam sehari, dalam seminggu? Yang kami lihat adalah membangun fundamental ekonomi jangka panjang untuk kemakmuran,” kata Bessent.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru