IHSG Menguat, Pasar Sambut Perbaikan Iklim Dagang Global Usai Kebijakan Tarif Trump Dibatalkan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup menguat signifikan pada perdagangan Senin (23/2/2026), seiring sentimen positif dari membaiknya iklim perdagangan global setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif era Presiden Donald Trump.

IHSG ditutup naik 1,50 persen atau 124,31 poin ke posisi 8.396,08. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 1,49 persen atau 12,48 poin ke level 847,76.

Penguatan ini terjadi setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif dagang global yang sebelumnya diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump. Kebijakan tersebut dinilai memicu optimisme baru di pasar keuangan global, termasuk Indonesia.

Pakar saham Maximilianus Nico Demus menyebut sentimen positif pasar didorong harapan terhadap perbaikan perdagangan internasional.

“Pasar merespon positif pascakeputusan Mahkamah Agung (MA) AS yang membatalkan tarif dagang global Presiden AS Donald Trump. Keputusan MA tersebut tentunya akan memberikan sebuah harapan dan perbaikan iklim perdagangan global,” ujar Nico, dikutip Holopis.com, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, keputusan MA AS yang membatalkan kebijakan tarif dan menggantinya dengan tarif 10 persen menjadi perkembangan penting bagi dunia usaha. Namun, pelaku pasar tetap mencermati dinamika kebijakan lanjutan dari Trump yang berencana menaikkan tarif global menjadi 15 persen.

- Advertisement -

“Alhasil, pelaku pasar tampaknya masih wait and see melihat perkembangan dinamika kebijakan di AS terkait penerapan tarif ini,” ujar Nico.

Dari dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah Indonesia menghormati proses politik domestik AS dan bersiap menghadapi kemungkinan penyesuaian tarif.

Sepanjang perdagangan, IHSG dibuka menguat dan bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi kedua. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sebelas sektor menguat, dipimpin sektor barang baku yang melonjak 3,20 persen. Sektor transportasi & logistik naik 2,34 persen dan sektor energi menguat 1,67 persen.

Saham-saham dengan penguatan terbesar antara lain DIVA, YELO, MEGA, SKBM dan PADI. Sementara saham yang melemah paling dalam yakni INDS, HILL, SOTS, AKKU dan INTA.

Frekuensi perdagangan tercatat 2.987.000 kali transaksi dengan volume 46,68 miliar lembar saham senilai Rp24,10 triliun. Sebanyak 484 saham menguat, 227 saham melemah, dan 247 saham stagnan.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa terpantau variatif. Indeks Nikkei melemah 1,12 persen ke 56.825,60, indeks Shanghai naik 1,26 persen ke 4.082,07, indeks Hang Seng melonjak 2,53 persen ke 27.081,91, dan indeks Straits Times menguat 0,29 persen ke 5.032,07.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU