JAKARTA – Ukraina saat ini menjadi salah satu negara yang diinginkan oleh Amerika Serikat, sejak dipimpin oleh Presiden Donald Trump. Hal tersebut karena Ukraina menyimpan sekitar 5 persen sumber daya mineral dunia, yang ingin diamankan oleh Trump.
Donald Trump pun mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy agar menandatangani perjanjian yang diberikan oleh Ukraina. Donald Trump juga mengungkit bahwa ini akan menjadi bentuk ‘bayaran’ Ukraina yang sudah banyak dibantu Amerika Serikat sejak diserang oleh Rusia di awal 2022 silam.
“Lihat, inilah intinya, Presiden Zelenskyy akan menandatangani kesepakatan ini, dan Anda akan melihatnya dalam jangka waktu yang sangat pendek,” demikian disampaikan Penasihat keamanan Donald Trump Mike Waltz, dikutip Holopis.com.
Apa kekayaan yang dimiliki Ukraina, hingga diincar oleh Donald Trump?
Saat ini, Ukraina berada di peringkat ke-40 sebaga negara pengasil mineral, termasukk dengan batu bara, berdasarkan World Mining 2024. Ukraina juga merupakan produsen besi terbesar ke-10 di tahun 2022.
Di Ukraina, ahli geologi, termasuk yang berada di Biro Geologi dan Pertambangan Prancis (BRGM) menemukan lebih dari 100 sumber daya, termasuk besi, mangan, dan uranium, dalam sebuah studi terkait Ukraina yang diterbitkan di tahun 2023.
Selain itu, Komisi Eropa juga menjelaskan bahwa Ukraina merupakan pemasok titanium global yang signifikan, serta merupakan sumber potensial lebih dari 20 bahan baku penting.
Sebagai informasi, saat ini Donald Trump menuntut akses dari Ukraina sebagai kompensasi atas bantuan yang selama ini sudah diberika Amerika Serikat untuk Ukraina di bawah kepemimpinan Joe Biden.
Sementara itu, Ukraina tetap tidak mau memberikan persetujuan secara cuma-cuma. Volodymyr Zelenskyy menginginkan imbalan yaitu jaminan keamanan dari Amerika Serikat.


