Presiden Prabowo Komitmen Hentikan Pengeluaran yang Jadi Alasan Nyolong Oknum Pejabat

0 Shares

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menungkapkan alasan dirinya melakukan efisiensi anggaran besar-besaran di seluruh Kementerian dan juga lembaga.

Hal tersebut menurut Presiden Prabowo, terinspirasi dari jeritan masyarakat yang sudah muak atas ulah sejumlah pejabat negara selama ini.

“Benar-benar saya nangkap di mana-mana rakyat kita sudah tidak mau lagi membiarkan kekayaan rakyat diambil terus. Saya benar-benar saya merasa mendapat kekuatan hari ini dan hari-hari,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya pada Senin (10/2).

“Setiap saat saya turun melihat rakyat di mana-mana dan saya ke mana-mana saya merasakan rakyat itu menangkap rakyat Indonesia sudah tidak bisa dibohongi lagi,” sambungnya.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk melakukan penghematan besar-besaran. Terutama, perihal perjalanan para pejabat ke luar negeri yang semakin dibatasi.

“Saya melakukan penghematan, saya ingin pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu pengeluaran-pengeluaran yang mubazir, pengeluaran-pengeluaran yang alasan untuk nyolong Saya ingin dihentikan dibersihkan,” ujarnya.

- Advertisement -

“Tugas ke luar negeri tugas belajar boleh, tugas untuk atas nama negara boleh. Jangan tugas yang dicari-cari untuk jalan-jalan. Kalau mau jalan-jalan pakai uang sendiri,” lanjutnya.

Presiden kemudian menyinggung mengenai dirinya yang belakangan kerap keluar negeri. Hal tersebut menurut Prabowo, karena undangan dari sejumlah Kepala Negara demi kepentingan negara.

“Loh presiden Prabowo sering ke luar negeri? Saya diundang sebagai kepala Indonesia kepala negara dalam konferensi konferensi penting oleh negara-negara yang penting dan saya mewakili bangsa untuk mengamankan kepentingan bangsa,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Prabowo menyinggung sejumlah acara yang seharusnya bisa dilakukan ketimbang tindakan langsung yang dirasakan oleh masyarakat.

“Cukup seminar cukup kajian-kajian cukup, apa itu FGD, forum group discussion, forum group discussion mau diskusi apa lagi? Itu tuh mengentaskan kemiskinan absolut bantu rakyat, yang lapar cari makan, sekolahnya rusak perbaiki, jalan yang rusak perbaiki,” tuturnya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyindir ketika adanya studi banding pengentasan kemiskinan yang dilakukan ke Australia.

“Diskusi, diskusi studi banding studi banding mau belajar bagaimana mengentaskan kemiskinan studi bandingnya ke Australia, Australia salah satu 10 negara terkaya di dunia kok belajar ke Australia?” tukasnya.

Prabowo kemudian meyakini, pernyataannya tersebut bakal menjadi bahan serangan oleh sekelompok pihak yang tidak terima dengan kebijakannya.

“Studi banding Belajar Pramuka. Ada apa Belajar Pramuka? Grundel habis itu lobi-lobi wartawan, LSM suruh nyerang, nggak papa saya lebih takut emak-emak daripada takut mereka-mereka itu. Apalagi hari ini TNU mendukung saya,” tutupnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU