Panglima TNI Peringatkan Anggota Dilarang Bantu Anak Jadi Tentara

0 Shares

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memperingatkan kepada jajaran anggotanya, bahwa tak ada lagi yang boleh membantu memasukkan anaknya menjadi anggota tentara.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan arahan di acara Rapat Pimpinan (Rapim) TNI tahun 2025, yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, pada Jumat (31/1).

“Kita biarkan saja anak itu berjalan sesuai dengan kriterianya, jangan kita orang tua cawe-cawe, nanti dia nggak jadi apa-apa pak,” ujar Panglima dalam arahannya, seperti dikutip Holopis.com, Sabtu (1/2).

Kalau dia dijadikan taruna saja bisa, oh jadi letnan, oh kita semua senang anak kita jadi letnan. Tapi feelnya nggak ada, nantinya nggak jadi apa-apa. Biar aja,” sambungnya.

Diakui panglima, bahwa dalam penerimaan prajurit TNI juga ada prioritas. Dalam hal ini, prioritas yang dimaksud adalah mereka yang punya kemampuan tertentu seperti siber misalnya.

“Saya rekrut khusus siber yg memang dia yang tadinya orang siber, sipilnya siber. Kita jadikan jadi tentara, dia punya kemampuan siber,” ucapnya.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Panglima Agus mengatakan bahwa evaluasi penerimaan taruna yang berlangsung tahun ini sudah cukup baik. Nantinya, seleksinya akan akan diupayakan untuk mengedepankan transparansi.

Adapun dalam Rapim TNI, turut hadir KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal Tonny Harjono dan KSAL Laksamana Muhammad Ali, serta para perwira tinggi di lingkungan TNI.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU