Dicap Pemimpin Terkorup, Jokowi : NGO Bisa Digunakan Untuk Bikin Framing Jahat

622
0 Shares

JAKARTA – Presiden ke-7 RI Jokowi (Joko Widodo) mengklaim bahwa saat ini dirinya menjadi korban fitnah oleh sekelompok oknum.

Dimana terbaru Jokowi dicap sebagai pimpinan terkorup yang dirilis oleh Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

“Sekarang kan banyak sekali fitnah, banyak sekali framing jahat, banyak sekali tuduhan-tuduhan tanpa ada bukti. Itu yang terjadi sekarang kan?,” kata Jokowi dalam pernyataannya pada Selasa (31/12/2024).

Mantan Wali Kota Solo itu menuding, upaya fitnah tersebut sengaja dilakukan dengan menggunakan institusi mulai dari ormas hingga partai politik.

“Ya ditanyakan saja. Orang bisa pakai kendaraan apapun lah, bisa pakai NGO, bisa pakai partai. Bisa pakai ormas untuk menuduh, untuk membuat framing jahat, membuat tuduhan jahat-jahat seperti itu ya,” klaimnya.

Mengenai tuduhan korupsi itu sendiri, Jokowi kemudian menantang lembaga yang merilis tersebut untuk membuktikannya kepada publik.

- Advertisement -

“Terkorup? Terkorup apa? Yang dikorupsi apa?. Ya dibuktikan, apa,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Joko Widodo ditempatkan sebagai nominasi sosok terkorup di dunia. Selain Jokowi, ada 4 (empat) tokoh lain yang masuk ke dalam kategori itu, mereka antara lain ; Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Sahina, dan pengusaha terkenal dari India Gautam Adani.

“Kami meminta nominasi dari para pembaca, jurnalis, juri person tahun ini, dan pihak lain dalam jaringan global OCCRP,” tulis rilis OCCRP ID.

Dalam rilis tersebut, disematkan statemen dari Co-Founder and Publisher OCCRP, Drew Sullivan. Ia mengatakan bahwa korupsi yang dilakukan oleh pemerintah merupakan bentuk pelanggaran HAM (hak asasi manusia).

“Pemerintah yang korup ini melanggar hak asasi manusia, memanipulasi pemilu, menjarah sumber daya alam, dan akhirnya menciptakan konflik akibat ketidakstabilan yang mereka miliki. Satu-satunya masa depan mereka adalah keruntuhan yang kejam atau revolusi berdarah,” terang Sullivan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU