Selasa, 18 Juni 2024
BerandaPolhukamPilkadaPDIP Tak Sudi Dukung Bobby Nasution

PDIP Tak Sudi Dukung Bobby Nasution

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, penolakan dengan tegas itu bahkan sebenarnya sudah disampaikan saat Rakernas V PDIP. Dimana Bobby dicap sebagai kader yang tidak taat kepada konstitusi.

HOLOPIS.COM, JAKARTA – PDIP hingga saat ini terus menolak segala upaya yang dilakukan Bobby Nasution untuk persiapan Pilkada Sumatera Utara.

Jangan Lupa Berkurban !Cari Hewan Kurban Kuy Bareng Holopis.com

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, penolakan dengan tegas itu bahkan sebenarnya sudah disampaikan saat Rakernas V PDIP. Dimana Bobby dicap sebagai kader yang tidak taat kepada konstitusi.

“Sikap politiknya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia atas perilaku kader yang tidak taat pada konstitusi, tidak menjaga demokrasi, tidak melaksanakan agenda reformasi, sehingga sikapnya sudah sangat jelas,” kata Hasto dalam pernyataannya Kamis (6/6) seperti dikutip Holopis.com.

Oleh sebab itu, Hasto menyatakan sudah jelas PDIP tidak akan lagi mengusung kader atau mantan kader yang tidak tegak lurus dengan arahan partai.

Adsense

Bobby Nasution sudah dipecat sebagai kader PDIP setelah menyatakan mendukung presiden terpilih Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Padahal, PDIP mengusung Ganjar Pranowo.

Sebelumnya diberitakan, PDIP mengklaim sudah siap untuk menghadapi seorang Bobby Nasution yang bakal maju di kontestasi Pilgub Sumatera Utara.

Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Rapidin Simbolon menyebut, mereka tidak khawatir untuk menghadapi Bobby meski menantu seorang Presiden Jokowi sekalipun.

“PDIP tidak gentar ya. Walaupun di sana (Provinsi Sumatera Utara) pertarungannya agak sedikit tinggi, karena menantu Pak Presiden Pak Bobby maju,” kata Rapidin dalam keterangannya, Sabtu (25/5).

Bahkan, Rapidin sampai menyebut bahwa mereka sudah menyiapkan berbagai jurus untuk menghadapi Wali Kota Medan tersebut saat kontestasi dimulai.

“Dan kita sudah siapkan segala jurus untuk itu. Terutama kita menganut Satyam Eva Jayate, yakni kebenaran akan menemukan jalannya sendiri,” ujarnya.

Saat ini, Rapidin menyebut bahwa pihaknya sedang menyiapkan nama-nama yang dianggap mampu untuk menandingi Bobby baik dari kalangan eksternal maupun internal.

“Yang mendaftar itu ada Edy Rahmayadi, Musa Rajekshah (Ijeck) juga mau mendaftar, kemudian dari internal partai kita ada Nikson Nababan, kemudian ada juga Marga Simorangkir. Ini kan nanti akan kita godok dan kita petakan secara politik di Sumatera Utara,” bebernya.

Temukan kami juga di Google News
BERITA LAINNYA

Ridwan Kamil Masuk Daftar Tidak Penting Anies Baswedan

Anies Baswedan mengklaim tidak peduli dengan wacana Koalisi Indonesia Maju yang akan mengusung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta.

Anies Baswedan Minta Sandiaga Uno Fokus Jadi Menteri Saja Ketimbang Pilkada

Anies Baswedan memberikan sinyal kuat bahwa dirinya memang sudah tidak berniat mengajak Sandiaga Uno bergabung dalam Pilkada Jakarta.

Airlangga : Ridwan Kamil Sudah OTW, Anies Masih Sekadar Gerak

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengklaim bahwa Ridwan Kamil terbilang lebih siap untuk maju di Pilkada Jakarta.
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029

HOLOPIS FEEDS