Jasa Marga Ungkap 3 Titik Macet Baru di Jalan Tol saat Mudik Lebaran 2024

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Subakti Syukur mengungkap 3 (tiga) titik kemacetan baru di jalan tol yang perlu diwaspadai saat mudik lebaran 2024.

Hal itu diungkapnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, pada Rabu (3/4).

“Di sini kami sampaikan titik-titik rawan kepadatan baru yang akan terjadi di 2024,” tutur Subakti dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com.

Subakti menuturkan, tiga titik kemacetan anyar ini ditemukan berdasarkan dari prediksi volume lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Namun ia mengaku, pihaknya tengah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi adanya kepadatan lalu lintas di tiga titik baru tersebut.

“Dengan melonjaknya volume lalu lintas secara signifikan pada lebaran 2024 ini, Jasa Marga telah menyiapkan strategi mitigasi dan antisipasi kepadatan lalu lintas,” ujarnya.

Secara rinci, titik pertama kepadatan baru ada di Tol Jakarta- Cikampek, yakni di KM 25 yang merupakan pertemuan lalu lintas Tol Japek dengan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dari arah Cimanggis dan Cilincing.

Untuk memitigasi kepadatan arus lalu lintas di titik tersebut yakni dengan pemberlakuan rekayasa lalu lintas, baik itu contraflow maupun one way.

“(Volume, capacity, ratio) VCR diharapkan bisa ditekan dari 0,93 ke O,66 berkat rekayasa lalu lintas tersebut,” katanya.

Kemudian titik kedua, lanjut Subakti, yakni di KM 87 Tol Trans Jawa (Cipali-Surabaya). Ia mengatakan, pihaknya bakal melakukan pembatasan kendaraan angkutan barang, ganjil genap dan one way pada KM 72-KM 414 demi memangkas potensi kemacetan.

Ketiga, Subakti mewanti-wanti potensi kemacetan di KM 152 Tol Trans Jawa di Cipali, yang merupakan pertemuan lalu lintas dari Tol Cisumdawu dan Tol Cikopo.

Langkah mitigasi tambahan lainnya akan dilakukan ramp metering di Tol Cisumdawu. Kemudian, bakal dilakukan pengalihan kendaraan ke Cisumdawu Jaya dan Paseh.

“Sesuai koordinasi dengan Korlantas (Polri) dan Kementerian Perhubungan, kami akan pertahankan VCR di sekitar 0,7,” tutup Subakti.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA