Sri Mulyani : Uang Negara Adalah #UangKita

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan uang negara adalah #UangKita, yang tidak lain adalah uang seluruh rakyat Indonesia.

Oleh Karenanya, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dijalankan oleh pihaknya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus dilakukan secara transparan.

“Kementerian Keuangan berkewajiban dan bertanggung jawab menyampaikan ke masyarakat secara konkret apa artinya kehadiran negara. Negara bisa hadir karena ada uang negara atau yang disebut #UangKita,” katanya dalam Peresmian Rusunara PNS Kemenkeu di Jayapura, Kamis (1/2) seperti dikutip Holopis.com.

Dia pun meyakini, masyarakat tentu akan ikut dalam mengawasi pengelolaan uang negara yang sejatinya bersumber dari pajak. Sebab mereka yang mampu membayar pajak, juga ingin tahu uang pajaknya untuk apa.

“Sedangkan yang tidak mampu mendapat bantuan dari pemerintah dan mereka harus tahu uangnya dari mana,” tutur Bendahara negara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani juga membantah perihal anggapan yang seringkali muncul, bahwa kehadiran negara di tengah masyarakat hanyalah retorika. Sebab selama ini, pemerintah membuka banyak keran untuk membantu masyarakat.

- Advertisement -

Adapun terkait dengan pemasukan negara, mentan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, pemerintah bisa mendapatkannya dari pungutan pajak, bea dan cukai, hingga penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

“Belanjanya bisa melalui belanja kementerian/lembaga, maupun transfer keuangan dan dana desa, bahkan juga dari sisi below the line atau investasi. Itu semua menggambarkan bagaimana kehadiran negara,” tukasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU