Warga Korsel Boikot Paris Baguette Setelah Karyawannya Tewas di Mesin Penggiling

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Toko roti ternama Paris Baguette asal Korea Selatan diboikot oleh warga negara asalnya karena tragedy yang mencengangkan. Seorang karyawan gerai roti tersebut ditemukan tewas di dalam mesin pencampur saus. Tubuh karyawan tersebut pun ditemukan hancur di dalam mesin penggiling.

Dikutip Holopis.com dari sfgate, Jum’at (28/10), karyawan tersebut berusia 23 tahun dan dikabarkan sedang bekerja sendirian di gerai yang berada di Pyeongtaek, Provinsi Gyeonggi.

Menurut Korea Times, bagian atas tubuhnya terperangkap di mesin saus. Para karyawan lain pun menemukan tubuh karyawati tersebut, namun mereka diperintahkan untuk melanjutkan pekerjaan seperti biasa.

Keputusan itulah yang membuat warga Korea Selatan hingga Amerika Serikat mengamuk.

Twitter pun langsung dipenuhi seruan-seruan untuk momboikot Paris Baguette, dan meminta warga untuk menjauhi gerai tersebut.

“Apakah ada Paris Baguette di dekat kalian? Ada banyak di wilayah San Fransisco, kalau kalian mau membaca thread ini, jangan belanja di sana,” kata pemilik akun @JeriDansky.

- Advertisement -

Setelah dilakukan investigasi, ternyata ditemukan bahwa alat penggiling di gerai tersebut tak memiliki perangkan interlock yang dibutuhkan untuk melindungi operator.

Perlu diketahui, Paris Baguette merupakan gerai roti asal Korea Selatan yang memiliki cabang di beberapa negara, termasuk di Indonesia.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU