JAKARTA, HOLOPIS.COM – Rusia mengklaim pasukannya telah berhasil menghancurkan tank-tank yang dikirim negara-negara Eropa timur ke Ukraina dalam serangan di Kiev, ibu kota Ukraina.
“Rudal jarak jauh presisi tinggi yang ditembakkan oleh Pasukan Dirgantara Rusia di pinggiran Kiev menghancurkan tank-tank T-72 yang dipasok oleh negara-negara Eropa Timur dan kendaraan lapis baja lainnya yang berada di hanggar,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov sebagaimana dikutip kantor berita AFP, Senin (6/6).
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina mengungkapkan, beberapa rudal jelajah ditembakkan ke arah Kiev oleh pesawat-pesawat TU-95 Rusia yang berbasis di Laut Kaspia.
Dilansir dari kantor berita Reuters, Senin (6/6), kepulan asap hitam terlihat dari jarak beberapa mil setelah serangan rudal Rusia tersebut di dua distrik terpencil di Kiev. Otoritas Ukraina mengatakan serangan itu menghantam pekerjaan perbaikan kereta api.
Dalam serangan di Kiev, tak ada laporan kematian. Namun, diketahui ada satu orang dirawat di rumah sakit.
Serangan itu merupakan serangan kejutan di ibu kota Ukraina, di mana kehidupan sebagian besar telah kembali normal sejak pasukan Rusia mundur dari pinggiran Kiev pada bulan Maret lalu.
“Kremlin menggunakan serangan berbahaya baru. Serangan rudal hari ini di Kiev hanya memiliki satu tujuan – membunuh sebanyak mungkin,” kata penasihat Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak dalam sebuah posting di Twitter.
Serangan pada hari Minggu (5/6) tersebut adalah serangan besar pertama di Kiev sejak akhir April, ketika sebuah rudal membunuh seorang jurnalis. Beberapa minggu terakhir telah terlihat Rusia memfokuskan kekuatan tempurnya terutama di garis depan di wilayah timur dan selatan.


