HOLOPIS.COM – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Althagafi membantah kabar yang sempat beredar bahwa ada 11 negara yang mendapatkan kuota haji tahun 2021.
Padahal menurutnya, pemerintah Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan keputusan apapun tentang kuota haji tahun 2021. Bukan hanya untuk Indonesia, bahkan untuk negara-negara lain di seluruh dunia.
“Otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini, baik bagi para jamaah haji Indonesia atau bagi para jamaah haji lainnya dari seluruh negara di dunia,” kata Essam dalam suratnya yang diberikan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dan dikutip oleh Holopis.com, Sabtu (6/6).
Sebelumnya, muncul polemik tentang ijin haji 2021 telah diberikan kepada 11 negara, namun salah satunya bukan Indonesia. Sontak kabar semacam ini memicu pro dan kontra di kalangan masayarakat di dalam negeri.
Apalagi di dalam surat Dubes Arab Saudi kepada Puan Maharani, menyebut kabar itu adalah disinformasi dan diutarakan oleh beberapa petinggi DPR RI, salah satunya adalah Ace Hasan Syadzily.
Dikutip dari pernyataannya, politisi Partai Golkar itu menampik apa yang diutarakan Dubes Arab Saudi. Ia tidak pernah merasa menyebutkan bahwa 11 negara yang disebut-sebut itu adalah negara penerima kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi.
“Dengan ini saya sampaikan bahwa saya tidak pernah menyampaikan peryataan seperti yang dituliskan itu,” kata Ace Hasan, Jumat (4/6).
Ia mengatakan, bahwa yang ia sampaikan ke media adalah belum adanya keputusan resmi dari pihak Arab Saudi tentang pemberian kuota haji kepada negara-negara lain.
“Justu saya menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada keputusan resmi dari pihak Arab Saudi tentang berapa alokasi kuota untuk berbagai negara,” ujarnya.
Ace menuturkan, informasi yang ia peroleh adalah pemerintah Arab Saudi telah memberikan izin masuk penerbangan kepada 11 negara. Ia menegaskan itu berkaitan dengan haji 2021 dan umrah.
“Jadi soal kuota sampai sejauh ini belum ada informasi yang resmi disampaikan pemerintah Arab Saudi,” tuturnya. (MIB)
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :


