Pengacara Munarman Ditolak 2 Kali Saat Ingin Besuk di Rutan

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Tim kuasa hukum Munarman mendatangi Rutan Polda Metro Jaya untuk membesuk mantan Sekretaris Umum FPI Munarman, tersangka kasus dugaan terorisme.
Kedatangan mereka ditolak penjaga rutan. Salah satu pengacara Munarman, Ann Noor Qumar, mengatakan hari ini merupakan upaya kedua pihaknya untuk menjenguk kliennya. Namun kedua upaya tersebut tetap berakhir sia-sia.
“Jawaban petugas tetap tidak bisa (jenguk),” kata Qumar di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/4).Qumar mengatakan, petugas jaga Rutan memberikan jawaban yang berbeda saat menolak upaya tim pengacara menjenguk Munarman. Dia mengaku pada kunjungan pertama pihak rutan meminta pengacara mengantongi izin dari Densus 88 Mabes Polri.
Setelah mengantongi surat rekomendasi dari Densus, pengacara tetap tidak bisa menjenguk Munarman di Rutan Polda Metro Jaya.
“Hari kedua tim kita sedang koordinasi dengan Densus terus diarahkan dan dibolehkan memberikan pakaian dan makanan, tapi pada saat kita tiba di Rutan Narkoba ini tidak diperkenankan,” ujar Qumar.
Menurut Qumar, tidak ada penjelasan detail alasan pihaknya tidak diizinkan menjenguk Munarman.
Dia menyebut persoalan izin menjenguk Munarman menjadi wewenang dari petugas rutan.
“Alasan tim yang jaga di sini apapun arahannya setinggi apa pun pangkatnya yang berkuasa di tahanan ini adalah perwira jaga yang saat ini bertugas. Yang artinya kita menunggu apa arahannya? Mereka memberikan jawaban tidak bisa dijenguk saat ini. Kita tanyakan apa alasan hukumnya? Mereka tidak memberikan alasan hukum,” jelas Qumar.
“Mereka bilang Pak Munarman baru proses penangkapan, yang faktanya kalau kasus biasa penangkapan itu 1×24 jam kalau tidak ada buktinya harus dibebaskan. Kalau untuk kasus teroris kan memang ada waktu yang lebih. Tapi, dari secara faktual beliau sudah ditahan, dititip di rutan narkoba. Kita hanya menjenguk,” sambungnya.
Qumar mengaku hari ini timnya mencoba melihat secara langsung keadaan Munarman di Rutan Polda Metro Jaya. Dia turut membawa makanan serta koper isi pakaian ganti untuk Munarman.
“Kami hari kedua ini hadir meminta izin untuk dipertemukan dengan beliau dalam kapasitas, satu, untuk menjenguk dulu. Dua, kita membawa pakaian ganti dan makanan. Karena pada saat beliau dibawa dari rumah ditangkap itu beliau sampai menggunakan alas kaki pun tidak diberikan kesempatan itu. Artinya, kami sangat menyayangkan sikap itu,” jelasnya. (Mhd)

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Tim Penulis & Editor
Trias Ambari
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!

YANG BARU