SPEDA Resmi Bentuk DPW Lampung, Kalbar dan Kalsel, Perkuat Konsolidasi Organisasi

22 Shares

JAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Solidaritas Pemuda Desa (DPN SPEDA) resmi membentuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Solidaritas Pemuda Desa Provinsi Lampung Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Kalimantan Tengah.

Untuk memimpin organisasi di tiga wilayah tersebut, DPN SPEDA menetapkan Musa Adhe Chandra sebagai Ketua DPW Solidaritas Pemuda Desa Provinsi Lampung, Erianto sebagai Ketua DPW Solidaritas Pemuda Desa Provinsi Kalimantan Barat dan Febryandra Rusiawan sebagai Ketua DPW Solidaritas Pemuda Desa Provinsi Kalimantan Selatan.

Pembentukan tiga DPW tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi dan penguatan struktur organisasi SPEDA di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Umum DPN SPEDA mengatakan perluasan struktur organisasi harus diikuti dengan kerja nyata dan program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat desa.

“Pembentukan DPW Lampung, Kalimantan Barat dan DPW Kalimantan Selatan bukan sekadar penambahan struktur organisasi. Ini merupakan bagian dari konsolidasi nasional untuk memastikan SPEDA hadir dan bekerja nyata bersama pemuda serta masyarakat desa,” ujar Fadli Rumakefing Ketua Umum DPN SPEDA kepada awak media, Jumat (18/9/2026).

Ia menegaskan, Musa Adhe Chandra, Erianto dan Febryandra Rusiawan memiliki tanggung jawab untuk membangun organisasi yang solid serta menggerakkan potensi pemuda desa di masing-masing wilayah.

“Kami memberikan mandat kepada Saudara Musa Adhe Chandra di Lampung, Saudara Erianto di Kalimantan Barat dan Saudara Febryandra Rusiawan di Kalimantan Selatan untuk membangun konsolidasi organisasi secara serius. Struktur harus hidup, program harus berjalan, dan keberadaan SPEDA harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di desa,” tegasnya.

DPN SPEDA juga menyebut sejumlah isu strategis akan menjadi perhatian organisasi di daerah, di antaranya pemberdayaan pemuda desa, penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan UMKM desa, peningkatan kapasitas masyarakat, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan desa.

“Pemuda desa tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan. Pemuda harus menjadi subjek sekaligus kekuatan utama dalam menggerakkan potensi ekonomi dan pembangunan di daerahnya,” katanya.

Menurut DPN SPEDA, kehadiran organisasi di tingkat provinsi juga harus mampu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku UMKM, komunitas pemuda, akademisi, dunia usaha, serta masyarakat desa.

DPN SPEDA menekankan agar seluruh pengurus tidak menjadikan organisasi hanya sebagai simbol atau formalitas.

“Pesan organisasi sangat jelas: jangan berhenti pada pembentukan kepengurusan. Setelah struktur terbentuk, harus ada gerakan. Setelah ada gerakan, harus ada program. Dan setiap program harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat di desa,” ujarnya.

Dengan terbentuknya DPW Lampung di bawah kepemimpinan Musa Adhe Chandra, DPW Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Erianto, dan DPW Kalimantan Selatan di bawah kepemimpinan Febryandra Rusiawan, DPN SPEDA berharap proses konsolidasi organisasi semakin kuat dan jaringan Solidaritas Pemuda Desa semakin luas.

22 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU