Ragam

Kru KM Arupadatu I yang Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Teridentifikasi, Hasil DNA Bawa Titik Terang

Ronalds Petrus Gerson
Bagikan:

HOLOPIS.COM, BENGKULU – Misteri identitas jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, akhirnya terungkap. Hasil pemeriksaan DNA memastikan jenazah tersebut merupakan Surakman atau Sukarman (60), salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang.

Jenazah Surakman kemudian diberangkatkan ke Jakarta pada Kamis pagi untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga di Pandeglang, Banten.

Kepastian identitas Surakman diperoleh setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri melakukan pemeriksaan dan pencocokan DNA.

Sampel DNA jenazah sebelumnya dikirim Polda Bengkulu ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri setelah jenazah tanpa identitas ditemukan di Pulau Enggano.

Polda Bengkulu kemudian melakukan autopsi pada Senin (14/9) terhadap jenazah yang ditemukan pada Sabtu (12/9) di kawasan Pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.

Hasil pemeriksaan penyidik juga menunjukkan jenazah tersebut bukan merupakan masyarakat sekitar maupun warga asli Pulau Enggano.

Diberangkatkan ke Jakarta

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto mengatakan jenazah Surakman diberangkatkan menggunakan pesawat pada Kamis pagi.

Jenazah didampingi personel Biddokkes Polda Bengkulu untuk proses serah terima dengan Biddokkes Polda Banten di Bandara Soekarno-Hatta.

“Untuk jenazah sudah diberangkatkan menggunakan maskapai penerbangan bersama dengan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah (Biddokkes Polda) Bengkulu di Bandara Soekarno Hatta,” kata Imam di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Kamis (24/9/2026).

Kepala Kepolisian Sub Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Ipda S Ramlan juga membenarkan pengiriman jenazah tersebut.

Menurutnya, jenazah sudah berada di bagian kargo Bandara Fatmawati Soekarno sejak dini hari.

“Untuk jenazah telah tiba di bagian Kargo Bandara Fatmawati Soekarno kurang lebih pukul 04.15 WIB,” ujar dia.

Jenazah kemudian diterbangkan pada pukul 06.05 WIB menuju Jakarta.

Pengiriman jenazah dilakukan agar Surakman dapat segera dipulangkan kepada keluarganya.

ARTIKEL TERKAIT