HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menu jukut goreng dalam program MBG di Boyolali viral di media sosial. Warganet geram dan mempertanyakan peran ahli gizi di balik menu tersebut.
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.
Kali ini, publik dibuat heboh setelah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jurug Mojosongo, Boyolali, disebut menyajikan jukut goreng atau selada air sebagai salah satu menu untuk penerima manfaat.
Potongan unggahan yang memperlihatkan persiapan jukut goreng tersebut viral di media sosial.
Dalam unggahan yang beredar, tampak petugas SPPG sibuk menyiapkan makanan yang disebut sebagai bagian dari menu MBG.
Kemunculan jukut goreng itu langsung memancing reaksi warganet.
Sejumlah pengguna media sosial bahkan mempertanyakan bagaimana proses penyusunan menu MBG tersebut, termasuk keterlibatan ahli gizi.
Menu jukut goreng menjadi perbincangan lantaran program MBG membawa konsep pemenuhan makanan bergizi bagi penerima manfaat.
Di tengah viralnya unggahan tersebut, warganet kemudian menyoroti komposisi makanan yang disajikan SPPG Jurug Mojosongo.
Perdebatan pun muncul di kolom komentar.
Sebagian warganet mempertanyakan apakah menu tersebut sudah melalui pertimbangan ahli gizi sebelum diberikan kepada penerima manfaat.
Reaksi warganet terhadap menu jukut goreng terbilang cukup keras.
Salah satu akun bahkan mempertanyakan keberadaan ahli gizi dalam penyusunan menu MBG.



