MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak --:--
Subuh --:--
Dzuhur --:--
Ashar --:--
Maghrib --:--
Isya --:--

Cara Berhutang yang Benar Menurut Ajaran Islam
C

0 Shares

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Imam Bukhari:

مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ

- Advertisement -

Artinya: “Menunda-nunda membayar utang bagi orang yang mampu (membayar) adalah kezaliman.”

3. Tidak Kabur atau Menghilang

Dalam berhutang, dilarang keras berniat kabur atau menghilang dari lingkungan. Tindakan ini merugikan pihak pemberi utang dan menjadikan harta yang digunakan tidak berkah.

- Advertisement -

Setiap transaksi yang dilakukan menggunakan harta tersebut pun terancam menjadi tidak halal.

4. Hutang yang Terwariskan

Hutang seseorang tidak hilang meskipun ia telah meninggal dunia. Jika seorang Muslim wafat dalam keadaan memiliki utang, maka utang itu tetap menjadi tanggungannya sampai dilunasi. Ahli waris boleh membayarkannya sebagai bentuk kasih sayang, meski tidak diwajibkan.

Hal ini ditegaskan dalam hadis riwayat At-Tirmizi:


نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ

Artinya: “Jiwa seorang mukmin terkatung-katung karena utangnya sampai utang tersebut dilunasi.”

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Holopis UMKM

Berita Terbaru