Ragam
Banjir Rendam Dua Desa di Halmahera Utara
JAKARTA – Bencana banjir merendam pemukiman warga yang ada di sejumlah kawasan di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, intensitas hujan yang sangat tinggi sejak Jumat (21/3) itu mengakibatkan terjadinya banjir.
“Banjir yang melanda dua desa yaitu Desa Gaga Apok dan Desa Ngoali yang berada di Kecamatan Kao Barat,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Minggu (23/3).
Abdul menjelaskan bahwa peristiwa ini menyebabkan 86 KK di Desa Gaga Apok dan 20 KK di Desa Ngoali terdampak.
Sedangkan untuk kerugian materiil 80 unit rumah terendam, lima rumah rusak ringan, satu fasilitas ibadah, satu fasilitas pendidikan dan satu fasilitas kesehatan terdampak.
Sementara itu, masih di Provinsi Maluku Utara, hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama menyebabkan banjir melanda tiga desa yaitu Desa Taba Damai, Desa Toniku dan Desa Rioribati yang berada di Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat.
“Tercatat sebanyak 131 jiwa dan 36 unit rumah terdampak akibat peristiwa banjir ini,” ujarnya.
Abdul memastikan bahwa BPBD Kabupaten Halmahera Barat telah lakukan upaya evakuasi warga terdampak dan asesemen serta koordinasi dengan lintas instansi terkait.
Banjir kemudian juga melanda 10 desa yang berada di empat kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, peristiwa ini terjadi di Kecamatan Bacan, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kecamatan Mandioli Selatan dan Kecamatan Obi Selatan.
“Sebanyak 450 KK dan 370 unit rumah terdampak serta 24 KK mengungsi ke tempat kerabat,” tutupnya.
ARTIKEL TERKAIT
- Suharyanto Resmikan Bantuan Hunian Tetap untuk Korban Konflik Sosial di Flores Timur
- Warga Mulai Bersihkan Material Sisa Banjir di Kabupaten Soppeng
- Ribuan Warga di Kabupaten Nduga Terdampak Kekeringan
- Debit Air Sungai Aur di Muara Enim Meluap, Ratusan Warga Terdampak Banjir
- BNPB Segera Siapkan Modifikasi Cuaca Antisipasi Bencana Susulan di Sukabumi