Pada menit 52, Viktor Gyokeres nyaris bikin gol. Ia menyontek bola hasil umpan cip Martin Zubimendi, bola bisa dihalau Oblak.
Arsenal akhirnya sukses memecah kebuntuan di menit 56. Bermula dari set piece tendangan bebas sisi kiri permainan Arsenal, Declan Rice jadi eksekutornya dan sukses diterima dan dusundul Gabriel Magalhaes. Skor 1-0 untuk keunggulan The Gunners.
Keunggulan itu membakar semangat para pemain Arsenal, rentetan gol tercipta hanya dalam kurun waktu 15 menit saja dimulai dari gol pertama.
Gol kedua Arsenal lahir di menit 64. Penampilan cemerlang dari Skelly yang melakukan penetrasi dari tengah hingga depan, lalu mengalirkan bola ke Martinelli dan diselesaikan dengan ciamik.
Dua menit kemudian, Arsenal gol lagi. Gyokeres mencetak gol perdana di Liga Champions bersama Arsenal. Berawal dari umpan terobosan Zubimendi kepada Martinelli, bola dialirkan ke tengah lalu diterima Eze, ditembak tapi tak sempurna, dan bola jatuh di kaki Gyokeres hingga diselesaikan dengan tenang menjadi gol.
Arsenal gol lagi dari situasi set piece! Pada menit 70 tendangan sudut Rice bisa disundul Magalhaes dan diumpankan ke Gyokeres, dengan pahanya Gyokeres menjebol gawang Oblak.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan skor bertahan 4-0 untuk kemenangan Arsenal.
Dengan demikian, hasil ini jadi kemenangan ketiga Arsenal di fase liga Liga Champions musim ini secara beruntun.
AN EMPHATIC CHAMPIONS LEAGUE WIN pic.twitter.com/l1n5PCGEer
— Arsenal (@Arsenal) October 21, 2025



