Religi

Ada Gerhana Bulan Hari Ini, Begini Tata Cara Shalat Khusuf

Khoirudin Ainun Najib
Bagikan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gerhana bulan terjadi pada hari ini, Selasa 3 Maret 2026, yang bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 Hijriah.

Fenomena alam ini bukan sekadar peristiwa astronomi, tetapi juga menjadi momen spiritual bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui shalat gerhana atau shalat khusuf.

Untuk itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag), Arsad Hidayat mengajak umat Islam untuk melaksanakan shalat khusuf saat fenomena gerhana tersebut berlangsung.

“Gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah SWT. Oleh karena itu, kami mengimbau umat Islam di wilayah yang mengalaminya untuk melaksanakan shalat gerhana sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri,” ujarnya, dikutip Holopis.com, Selasa (3/3/2026).

Hukum dan Tingkatan Shalat Khusuf

Dalam artikel yang dikutip dari laman resmi Kemenag, dijelaskan bahwa shalat khusuf memiliki hukum sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan.

Ulama besar asal Banten, Syekh Nawawi Al-Bantani, dalam kitab Nihayatuz Zain (Beirut, Darul Kutubil Ilmiyah: 2002), halaman 108, menerangkan bahwa pelaksanaan shalat gerhana tidak jauh berbeda dengan shalat sunnah pada umumnya.

Syekh Nawawi menjelaskan bahwa shalat gerhana memiliki tiga tingkatan. Tingkatan minimal dilakukan dua rakaat seperti shalat sunnah Zuhur. Tingkatan pertengahan dilakukan dengan dua kali rukuk dan dua kali sujud dalam setiap rakaat.

Sementara tingkatan sempurna dilakukan dengan membaca surat-surat panjang setelah Al-Fatihah, seperti Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisa, dan Al-Ma’idah atau yang seukuran, dengan durasi rukuk dan sujud menyesuaikan panjang bacaan.

Tata Cara Shalat Khusuf Tingkat Pertengahan

Berikut tata cara shalat gerhana bulan (khusuf) tingkat pertengahan:

  1. Membaca niat yang dibarengi takbiratul ihram:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.”

2. Membaca doa iftitah.
3. Membaca ta’awudz dan Al-Fatihah.
4. Membaca surat Al-Qur’an dengan jahr (lantang).
5. Rukuk pertama dengan durasi lama.
6. I‘tidal.
7. Membaca Al-Fatihah kembali.
8. Membaca surat yang lebih pendek dari bacaan pertama.
9. Rukuk kedua dengan durasi lebih singkat.
10. I‘tidal.
11. Sujud pertama.
12. Duduk di antara dua sujud.
13. Sujud kedua.

Rakaat kedua dilakukan dengan tata cara yang sama, namun bacaan surat lebih pendek dibanding rakaat pertama. Shalat kemudian ditutup dengan tasyahud akhir dan salam. Secara umum, tata cara shalat khusuf serupa dengan shalat sunnah lainnya.

Gerhana bulan 3 Maret ini menjadi momentum ibadah di bulan Ramadan. Selain shalat khusuf, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir, istighfar, sedekah, serta doa untuk keselamatan bangsa dan negara.

ARTIKEL TERKAIT