JAKARTA, Holopis.com — Ghaza resmi dikeluarkan dari Clash of Champions Season 3 oleh Ruangguru setelah dugaan pelecehan seksual ramai dibahas di media sosial.
Ruangguru resmi mencoret salah satu peserta Clash of Champions (COC) Season 3, Ghaza Muhammad Al Ghifari, dari seluruh rangkaian kompetisi setelah muncul dugaan keterlibatannya dalam kasus pelecehan seksual yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi Ruangguru pada Senin (6/7/2026). Dalam keterangannya, penyelenggara menegaskan bahwa Ghaza tidak lagi menjadi bagian dari program Clash of Champions.
“Ruangguru memutuskan bahwa peserta yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari Ruangguru Clash of Champions,” tulis pernyataan resmi tersebut.
Selain dikeluarkan dari kompetisi, Ruangguru juga mencabut seluruh hak, akses, fasilitas, serta berbagai keuntungan yang sebelumnya melekat sebagai peserta COC Season 3.
Dengan keputusan itu, Ghaza dipastikan tidak akan dilibatkan dalam kegiatan promosi, publikasi, acara, maupun aktivitas lain yang berkaitan dengan Clash of Champions.
Langkah tersebut diambil setelah beredarnya berbagai unggahan di platform X yang menuding Ghaza terlibat dugaan tindakan pelecehan seksual.
Salah satu unggahan yang viral menyebutkan bahwa Ghaza diduga merekam seorang perempuan secara diam-diam saat berada di kamar mandi.
Unggahan tersebut juga mengklaim bahwa yang bersangkutan telah mengambil cuti dari kampusnya sejak 2025.
Bahkan, sejumlah akun media sosial menyebutkan korban diduga lebih dari satu orang.
Namun hingga berita ini diterbitkan, tuduhan tersebut masih berupa dugaan yang beredar di media sosial dan belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap maupun keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang mengonfirmasi detail perkara tersebut.
Ruangguru dalam pernyataannya tidak menjelaskan secara rinci substansi dugaan kasus yang menjadi dasar pencoretan peserta.
Perusahaan hanya menegaskan komitmennya menjaga integritas kompetisi dan menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh peserta.
Keputusan itu langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Tagar terkait Ghaza dan Clash of Champions sempat menjadi perbincangan di platform X.
Banyak pengguna media sosial mengapresiasi langkah cepat Ruangguru, sementara sebagian lainnya meminta agar proses hukum tetap dikedepankan dan asas praduga tak bersalah dihormati.
Ghaza Muhammad Al Ghifari dikenal sebagai salah satu peserta dari kategori sekolah kedinasan yang mewakili Politeknik Transportasi Darat Indonesia – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) dalam Clash of Champions Season 3.
Clash of Champions sendiri merupakan ajang kompetisi akademik yang diproduksi Ruangguru dan mempertemukan mahasiswa-mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi negeri, swasta, hingga sekolah kedinasan di Indonesia.
Program ini menampilkan tantangan berbasis kemampuan akademik, logika, serta pemecahan masalah.
Hingga Selasa (7/7/2026), belum terdapat pernyataan resmi dari Ghaza Muhammad Al Ghifari terkait dugaan yang beredar.
Pihak PTDI-STTD juga belum menyampaikan keterangan resmi mengenai status yang bersangkutan.
Sementara itu, publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya proses hukum maupun klarifikasi dari pihak-pihak terkait.


