HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penyanyi Tantri Kotak mengungkap kerugian besar yang dialaminya setelah diduga menjadi korban penipuan investasi yang dilakukan oleh teman dekatnya, Popi Novitasari. Uang yang hilang disebut mencapai miliaran rupiah dan sedianya disiapkan untuk masa depan kedua anaknya.
Tantri mengaku awalnya percaya untuk menanamkan dana tersebut karena mengenal pelaku secara pribadi. Sebagai seorang musisi yang tidak memiliki dana pensiun, ia berharap tabungan itu dapat berkembang untuk membiayai pendidikan anak-anaknya.
“Awalnya berpikir, dana tabungan pendidikan anak bisa diputar. Aku percaya, karena dia teman sendiri. Tapi, ternyata uang kerja keras puluhan tahun itu hilang. Rasanya, kayak dikhianati dari belakang,” kata Tantri, dikutip Holopis.com, Senin (29/6).
Meski enggan mengungkap jumlah pasti kerugian yang dialaminya, vokalis band Kotak itu memastikan nominal yang hilang mencapai miliaran rupiah. Ia juga menyebut total kerugian yang dialami para korban lain diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
“Total kerugian para korban ya bisa puluhan miliar something lah ya. Kalau aku pribadi, miliaran juga,” katanya.
Tantri mengaku sangat terpukul karena pelaku diduga memiliki cara yang meyakinkan untuk mempertahankan kepercayaan para korbannya.
Menurutnya, setiap kali dana investasi disebut sudah bisa dicairkan, pelaku justru menawarkan kontrak investasi baru agar uang tetap diputar.
“Jadi, aku baru cair nih. Dia masukin lagi. Pas aku bilang mau setop karena butuh biaya untuk anak sekolah, dia malah semakin gencar meyakinkan kalau dia juga butuh buat anaknya sekolah,” tuturnya.
Kasus dugaan penipuan investasi yang menyeret nama Popi Novitasari disebut telah memakan banyak korban. Berdasarkan keterangan Tantri, akumulasi kerugian para korban yang ia ketahui diperkirakan hampir menyentuh angka puluhan miliar rupiah.

