HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Kolumbia Gustavo Petro menentang dukungan baru yang diberikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada kandidat sayap kanan Abelardo de la Espriella.
Gustavo juga mendesak Trump untuk tidak mencampuri kampanye pemilihan presiden Kolombia. Pernyataan Petro tersebut disampaikan setelah Trump sebelumnya pada hari yang sama kembali menegaskan dukungannya terhadap De la Espriella.
De la Espriella diketahui merupakan kandidat yang memiliki kewarganegaraan ganda Kolombia dan AS.
Dia akan berhadapan dengan Ivan Cepeda dari koalisi Pakta Historis (Historic Pact) yang berkuasa dalam pemilihan umum (pemilu) yang akan digelar pada 21 Juni mendatang.
Dalam sebuah unggahan di X, Petro menuturkan bahwa undang-undang Kolombia melarang campur tangan asing dalam pemilu dan memperingatkan adanya upaya untuk memengaruhi opini publik melalui pendanaan asing atau kampanye disinformasi.
“Saya ingin memberi tahu Presiden Donald Trump bahwa Konstitusi Kolombia melarang dukungan asing dan dana dari luar negeri,” tulis Petro.
Petro menambahkan bahwa setiap upaya untuk memengaruhi pilihan pemilih dengan menggunakan sumber daya dari luar negeri merupakan tindakan ilegal.
“Saya meminta Anda, sebagai presiden Kolombia, untuk tidak mencampuri kampanye yang akan diputuskan secara bebas oleh rakyat Kolombia, bukan oleh Anda. Siapa pun yang menang akan tetap menjaga hubungan persahabatan yang telah terjalin lebih dari dua abad antara Kolombia dan AS,” ujarnya.


