HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tim ganda putri Indonesia tunjukkan progres sepanjang gelaran Indonesia Open 2026. Sebanyak lima wakil berlaga di turnamen level Super 1000 kali ini.
Pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil meraih capaian tertinggi ke babak semifinal. Langkah Rachel/Febi akhirnya terhenti di tangan pasangan rangking satu dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning dari China.
“Kalau untuk hasil hari ini sebenarnya disayangkan ya. Rachel/Febi sebetulnya punya peluang, mereka sudah berusaha untuk menguasai permainan. Namun ada beberapa hal yang membuat mereka ragu-ragu,” kata Karel Mainaky, Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Meskipun demikian, Karel mengatakan bahwa untuk Rachel/Febi yang baru dipasangkan selama sembilan bulan, hasil ini patut disyukuri. Namun permainan Rachel/Febi masih harus lebih matang lagi, mereka harus lebih sering menghadapi pemain-pemain top dunia.
Sementara itu, dua wakil ganda putri tembus perempat final, mereka adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Fadia/Amallia harus mengakui ketangguhan ganda putri Jepang yang merupakan unggulan kelima, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Sedangkan Ana/Trias dihadang oleh Rachel/Febi. Sedangkan pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine harus terhenti di babak pertama.
Progres yang terlihat jelas di mata Karel adalah kini tim ganda putri lebih percaya diri dengan kemampuan mereka.
“Saya melihat memang ada progres dari anak-anak, sedikit demi sedikit. Penampilan mereka memang cukup baik di turnamen ini. Mereka terlihat lebih yakin, biasanya memandang lawan itu terlalu hebat. Memang saya lagi berusaha agar mereka tidak memandang lawan itu siapa, sebelum kita kalah ya kita tarung dulu,” ujar Karel.


