Karel juga memaparkan bahwa tim ganda putri mempersiapkan diri cukup baik jelang Polytron Indonesia Open 2026.
“Persiapan ke turnamen ini memang lebih intens, saya sampai tidak berangkat ke Thailand, Malaysia dan Singapura. Selain latihan, saya juga bentuk pola pikir mereka,” ujar Karel.
“Tiga pasangan ini memang programnya berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Selain program latihan umum, ada latihan tambahan terpisah. Misalnya Rachel/Febi yang paling muda, saya kasih latihan pagi, lanjut ke Fadia/Tiwi dan Ana/Trias paling siang karena di poin akhir masih sering menurun, jadi saya kasih tambahan di sesi terakhir saat mereka capek,” beber Karel.
Karel berharap anak-anak didiknya bisa memanfaatkan tren positif ini dengan baik. Salah satunya dengan mengulang partai all Indonesian final di Australia Open 2026.

