Ini Daftar 41 Sekolah Maung 2026 di Jabar, Cek Cara Daftarnya Disini!

0 Shares

BANDUNG, Holopis.com – Daftar 41 Sekolah Maung 2026 di Jawa Barat resmi dirilis dan langsung jadi sorotan orang tua serta calon siswa. Pendaftaran SPMB Sekolah Maung sendiri dibuka mulai 25 Mei 2026 dengan sistem seleksi berbasis prestasi dan tanpa jalur zonasi.

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung 2026 resmi jadi sorotan jelang pembukaan pendaftaran pada Senin, 25 Mei 2026.

Program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini langsung ramai diperbincangkan karena dinilai jadi “jalur baru” untuk mencetak siswa berprestasi di tingkat SMA dan SMK negeri.

Sekolah Maung sendiri merupakan transformasi dari konsep sekolah favorit yang selama ini identik dengan seleksi nilai tinggi.

Kini, sistemnya dibuat lebih terstruktur dengan kombinasi nilai akademik, prestasi, hingga tes kemampuan tertentu.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak bangku sekolah menengah.

- Advertisement -

Sekolah Maung diharapkan menjadi ruang bagi siswa yang punya potensi unggul, baik akademik maupun nonakademik, agar bisa berkembang lebih kompetitif.

Nah, yang paling ditunggu tentu saja daftar sekolahnya.

Total ada 41 Sekolah Maung yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk tahun ajaran 2026.

Untuk jenjang SMA Negeri, berikut daftar sekolah yang masuk dalam kategori Sekolah Maung:

SMAN 2 Cibinong, SMAN 1 Bogor, SMAN 1 Depok, SMAN 1 Bekasi, SMAN 2 Tambun Selatan, SMAN 1 Subang, SMAN 1 Purwakarta, SMAN 5 Karawang, SMAN 2 Kota Sukabumi, SMAN 1 Pelabuhanratu, SMAN 1 Cisarua, SMAN 1 Cianjur, SMAN 3 Bandung, SMAN 5 Bandung, SMAN 3 Cimahi, SMAN 1 Soreang, SMAN 1 Sumedang, SMAN 1 Majalengka, SMAN 1 Sindang, SMAN 2 Cirebon, SMAN 1 Palimanan, SMAN 2 Kuningan, SMAN 1 Garut, SMAN 1 Tasikmalaya, SMAN 1 Singaparna, SMAN 1 Ciamis, SMAN 1 Banjar, dan SMAN 1 Parigi.

Sementara untuk jenjang SMK Negeri, daftar Sekolah Maung meliputi SMKN 1 Cibinong, SMKN 3 Bogor, SMKN 2 Kota Bekasi, SMKN 1 Cibadak, SMKN 1 Pacet, SMKN 1 Cimahi, SMKN 1 Katapang, SMKN 1 Majalengka, SMKN 1 Mundu, SMKN 1 Garut, SMKN 2 Tasikmalaya, SMKN 1 Pangandaran, serta SMKN 1 Tajug Gede Purwakarta yang masih dalam tahap proses pendirian.

Dari total tersebut, calon murid baru hanya bisa memilih satu sekolah saat pendaftaran.

Namun khusus SMK, peserta diperbolehkan memilih maksimal tiga program keahlian yang tersedia.

Menariknya, sistem seleksi akan dilakukan secara berurutan berdasarkan pilihan yang dimasukkan peserta.

Artinya, peluang diterima sangat bergantung pada urutan pilihan sekolah dan jalur yang diambil.

Kebijakan SPMB Sekolah Maung 2026 ini juga membawa perubahan cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Salah satunya adalah penekanan pada nilai akademik yang kini tidak lagi bisa diabaikan hanya karena faktor domisili.

Jadi, siswa dengan nilai tinggi tetap punya peluang besar meski berasal dari wilayah berbeda.

Syarat Umum

Untuk bisa ikut mendaftar, ada beberapa syarat umum yang wajib dipenuhi calon peserta.

Di antaranya lulusan SMP atau sederajat pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya, usia maksimal 21 tahun pada 1 Juli tahun berjalan, serta memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Selain itu, peserta juga wajib sudah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen, khusus untuk jenjang SMA.

Namun untuk SMK, TKA ini tidak diwajibkan.

Syarat lainnya yang tidak kalah penting adalah kepemilikan potensi unggul, baik akademik maupun nonakademik.

Bukti ini bisa berupa hasil TKA, rapor, sertifikat kejuaraan, portofolio karya, hingga dokumen pendukung lain yang relevan dengan minat dan bakat siswa.

Peserta juga wajib mengisi data pendaftaran dengan benar dan bertanggung jawab atas keabsahan dokumen yang diunggah melalui surat pernyataan.

Tidak hanya itu, calon murid baru juga harus bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi yang sudah ditentukan.

Syarat domisili juga menjadi bagian penting dalam pendaftaran.

Calon siswa harus sudah menetap di wilayah Jawa Barat minimal satu tahun yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga atau KTP.

Sementara itu, dokumen yang wajib disiapkan antara lain ijazah atau surat keterangan lulus, rapor semester 1 hingga 5, akta kelahiran, KTP orang tua, Kartu Keluarga, hingga dokumen pendukung TKA bagi jalur tertentu.

Proses Pendaftaran

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi https://maung-spmb.jabarprov.go.id/.

Setelah login, peserta dapat memilih sekolah tujuan, menentukan jalur seleksi, lalu mengunggah dokumen yang diminta sesuai ketentuan.

Untuk jalur SMA, terdapat beberapa kategori seleksi seperti jalur potensi akademik, jalur kompetensi akademik, dan jalur nonakademik.

Masing-masing jalur memiliki mekanisme berbeda, mulai dari berbasis rapor, prestasi, hingga validasi sertifikat.

Pada jalur potensi akademik, peserta akan diminta mengunggah dokumen seperti rapor, ijazah, KTP orang tua, serta bukti TKA.

Sementara pada jalur kompetensi akademik, peserta bisa memilih berbasis rapor atau prestasi akademik dengan tambahan dokumen seperti sertifikat atau HAKI.

Sedangkan untuk jalur nonakademik, fokusnya ada pada prestasi di luar akademik seperti olahraga, seni, atau kepemimpinan.

Bahkan dalam beberapa kasus, peserta bisa diminta mengikuti uji kompetensi untuk memvalidasi prestasi yang dilampirkan.

Untuk SMK, jalur seleksi juga dibagi menjadi potensi akademik, kompetensi akademik, dan nonakademik.

Bedanya, peserta SMK bisa memilih hingga tiga program keahlian sekaligus, sehingga peluang masuk lebih fleksibel.

Setelah seluruh proses selesai, peserta wajib mencetak bukti pendaftaran sebagai tanda bahwa data sudah masuk ke sistem seleksi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap, sistem SPMB Sekolah Maung ini bisa menjadi pintu masuk baru bagi siswa berprestasi untuk mendapatkan pendidikan yang lebih berkualitas.

Di sisi lain, sistem ini juga diharapkan bisa menciptakan persaingan yang lebih sehat dan transparan.

Dengan dibukanya pendaftaran mulai 25 Mei 2026, masyarakat kini mulai bersiap.

Orang tua dan siswa pun diimbau untuk benar-benar memahami syarat dan mekanisme pendaftaran agar tidak salah langkah saat proses seleksi berlangsung.

Program ini diprediksi akan kembali menjadi salah satu topik paling ramai di dunia pendidikan Jawa Barat tahun ini, mengingat ketatnya persaingan masuk sekolah negeri favorit yang kini bertransformasi menjadi Sekolah Maung.

Intinya, kesempatan terbuka lebar, tapi persiapan harus matang.

Jangan sampai salah input data, salah pilih jalur, atau telat daftar. Karena di sistem baru ini, detail kecil bisa menentukan hasil akhir.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU