Business Networking Kemendag Pertemukan UMKM Unggulan dengan Tujuh Buyer Asing

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kegiatan jejaring bisnis (business networking) bulanan yang digelar Kementerian Perdagangan RI kembali mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli (buyer) dari tujuh negara. Pertemuan tersebut menghadirkan tiga eksportir anggota InaExport serta perwakilan kedutaan besar dan lembaga promosi perdagangan dari Vietnam, Afrika Selatan, Timor Leste, Peru, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Kanada. Business networking digelar di Ruang Permanent Trade Exhibition Kemendag, Jakarta pada Rabu, (13/5).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyampaikan, melalui business networking, Kemendag terus berupaya memperkuat ekosistem ekspor nasional. Kegiatan ini membangun konektivitas yang lebih erat antara pelaku usaha Indonesia dan mitra dagang internasional secara langsung dan berkelanjutan.

“Business networking kali ini menghadirkan tiga UMKM dalam negeri serta perwakilan diplomatik dan lembaga promosi perdagangan internasional sebagai cara menjaring buyer asing. Upaya ini membuka peluang memperkenalkan produk berkualitas Indonesia serta mejajaki daya saing dan potensi pasarnya di luar negeri,” ujar Puntodewi, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

Salah satu pelaku usaha yang mempresentasikan unggulannya adalah Java Halu Coffee. Eksportir ini memperkenalkan diri sebagai prosesor (pengolah) pascapanen kopi yang berpegang teguh pada standar kopi specialty. Eksportir selanjutnya, Onuka Chocolate, mempromosikan produk cokelat berbahan kakao murni tanpa tambahan bahan buatan. Produk-produknya menawarkan cita rasa autentik dan kaya manfaat. Kemudian, PT Visio Eco Planter menampilkan produk wadah hortikultura berstandar ekspor yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca ekstrem.

“Setiap eksportir mendapat kesempatan untuk memaparkan keunggulan produk sekaligus mengeksplorasi kemungkinan kerja sama dagang dan potensi pasar di negara-negara mitra,” ujar Puntodewi menanggapi berlangsungnya forum.

Perwakilan Java Halu Coffee, Rani Mayasari, mengapresiasi fasilitasi Kemendag melalui business networking tersebut. Menurutnya, ajang ini membuka peluang nyata bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kopi Indonesia ke pasar yang sebelumnya belum terjangkau.

- Advertisement -

“Fasilitasi ini sangat efektif dan efisien. Jika pelaku usaha harus penetrasi dan riset pasar secara mandiri ke berbagai negara, tentu akan membutuhkan biaya yang besar. Kegiatan seperti ini menjadi peluang yang sangat dibutuhkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan calon pembeli baru,” ujar Rani.

Sementara itu, perwakilan Onuka Chocolate, Wiwi Paimun, menilai kegiatan business networking sangat membantu pelaku UMKM dalam membuka akses ke pasar internasional. Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus diperluas dan dilaksanakan lebih rutin agar semakin berdampak signifikan bagi pengembangan ekspor nasional.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU