Transjakarta Buka Shuttle Darurat, Penumpang KRL Dialihkan Usai Tragedi Bekasi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAGangguan perjalanan KRL pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur memicu langkah cepat lintas moda. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menghadirkan layanan shuttle bus untuk menjaga mobilitas penumpang tetap berjalan.

Layanan ini menghubungkan Stasiun Bekasi Timur dengan Stasiun Bekasi dengan tarif normal. Langkah itu sebagai solusi sementara selama proses evakuasi dan penanganan jalur kereta berlangsung.

- Advertisement -

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan armada khusus sudah dikerahkan untuk mendukung perpindahan penumpang.

“Transjakarta mengerahkan empat unit bus yang difungsikan khusus sebagai shuttle,” kata Ayu Wardhani dalam keterangan di Jakarta, Selasa, (28/4/2026).

- Advertisement -

Empat unit bus disiapkan secara khusus dan siaga penuh di lapangan. Langkah itu untuk memastikan penumpang KRL tetap dapat melanjutkan perjalanan mereka tanpa hambatan berarti.

Ayu menyampaikan, layanan ini jadi bagian dari dukungan terhadap proses evakuasi yang masih berlangsung di jalur rel.

“Semoga proses evakuasi di lapangan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa kendala, serta seluruh pihak yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata dia.

Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan bahwa Stasiun Bekasi Timur untuk sementara tak melayani aktivitas naik dan turun penumpang.

Langkah ini diambil sebagai dampak langsung dari insiden operasional yang terjadi di wilayah tersebut. Selain itu, untuk mendukung proses penanganan di lokasi.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi.

“Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi,” kata Anne.

KAI mengimbau masyarakat yang hendak menggunakan layanan kereta api untuk sementara waktu mengalihkan keberangkatan dan kedatangan melalui Stasiun Bekasi hingga kondisi kembali normal.

Dari data sementara, KAI menyampaikan update korban tujuh penumpang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Lalu, ada 81 korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit.

“Jumlah korban yang terjadi kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 orang. Luka-luka dan dirawat 81 orang,” kata Dirut KAI Bobby Rasyidin di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru