HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aksi kriminal di jalanan Jakarta kembali memicu keresahan. Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berinisial N (54) jadi korban percobaan begal yang berujung kekerasan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Insiden terjadi pada Kamis (16/4) sekitar pukul 05.40 WIB, saat korban tengah menjalankan tugas rutinnya menyapu jalan di dekat Stasiun Pasar Minggu. Situasi yang awalnya tampak biasa berubah tegang ketika dua pelaku mencoba mencuri sepeda motor milik korban.
Insiden ini semakin menjadi sorotan setelah video kejadian viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat dua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor berusaha kabur setelah aksinya dipergoki korban. Bahkan, salah satu pelaku sempat terjatuh saat mencoba melarikan diri.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengatakan insiden itu bermula saat korban memarkir motornya di depan toko buah, tidak jauh dari lokasi ia bekerja.
“Korban melihat salah satu pelaku dengan mengendarai sepeda motor Beat warna putih merah mencoba duduk di sepeda motor korban,” kata Anggiat kepada awak media, dikutip pada Selasa (21/4/2026).
Korban yang curiga langsung mendekat dan mendapati pelaku berusaha merusak kontak kunci motornya. Tanpa ragu, ia meneriaki maling dan minta pertolongan warga.
“Korban langsung meneriaki maling, kemudian kedua pelaku langsung kabur,” jelasnya.
Korban mengejar kawanan pelaku dan sempat terjatuh. Tapi, alih-alih benar-benar melarikan diri, salah satu pelaku justru kembali ke lokasi. Situasi pun berubah menjadi aksi kekerasan.
“Setelah itu pelaku kembali dan terjadi pemukulan terhadap korban sehingga korban mengalami luka pada bagian wajah,” ujar Kompol Anggiat.
Imbas serangan itu, korban mengalami luka di wajah dan hingga kini belum melaporkan kejadian secara resmi karena masih dalam kondisi pemulihan. Meski begitu, sepeda motor korban dipastikan tidak berhasil dibawa kabur oleh pelaku.
Polisi pun sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami sudah lalukan olah TKP, tapi korban belum membuat laporan karena masih dalam keadaan sakit,” katanya.

