Puluhan Warga di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat dan menyebabkan sejumlah kerusakan rumah warga.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan meluapnya aliran air dan menggenangi permukiman warga di sejumlah titik terdampak.

- Advertisement -

“Peristiwa ini berdampak pada masyarakat di wilayah terdampak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (20/4).

Abdul menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di Kecamatan Cibadak, tepatnya di Kelurahan Pamuruyan. Akibat kejadian ini, sebanyak 24 kepala keluarga atau 69 jiwa terdampak.

- Advertisement -

“Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, banjir mengganggu aktivitas masyarakat serta menyebabkan kerugian pada sektor permukiman. Dampak tersebut kemudian diikuti dengan kerugian pada sektor perumahan warga,” jelasnya.

Dari sisi kerugian materiil, tercatat sebanyak 24 unit rumah warga terdampak akibat genangan air. Kondisi ini memerlukan penanganan cepat untuk memastikan keselamatan warga serta pemulihan lingkungan pascabencana.

Untuk perkembangan terkini, Abdul memastikan bahwa banjir telah surut. Warga bersama aparat setempat melakukan kegiatan pembersihan lingkungan secara gotong royong untuk mempercepat pemulihan kondisi permukiman dan aktivitas masyarakat.

Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah yang masih berpeluang terjadi, terutama di wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

“Masyarakat diharapkan untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca dari instansi berwenang, menjaga kebersihan lingkungan seperti saluran air dan drainase, serta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila terdapat tanda-tanda potensi bahaya,” imbaunya.

“Selain itu, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan guna meminimalkan risiko, ancaman bahaya serta dampak yang ditimbulkan,” sambungnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru