HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perundingan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dimulai di Islamabad. Hadir para negosiator senior dari kedua negara yang bertemu langsung di tingkat tertinggi untuk pertama kalinya sejak 1979, di hadapan para mediator dari Pakistan.
Dari laporan televisi pemerintah Pakistan mengatakan bahwa para pejabat AS dan Iran duduk langsung di meja yang sama. Hal itu dikonfirmasi Gedung Putih dengan kondisi perundingan dimulai dalam suasana positif, meskipun pertempuran masih berlanjut di Lebanon.
Wakil Presiden AS JD Vance memimpin delegasi Amerika, sementara para negosiator Iran di Islamabad dipimpin oleh Mohammad Bagher Ghalibaf, selaku ketua parlemen, dan ada juga Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Sumber-sumber Pakistan juga mengatakan bahwa kepala angkatan darat Pakistan, Asim Munir, hadir di ruangan tersebut. Marsekal lapangan, yang berperan penting dalam menengahi gencatan senjata awal pekan ini, dilaporkan memiliki hubungan baik dengan Donald Trump.
Menurut sumber, putaran pertama diskusi berlangsung sekitar dua jam. Selanjutnya, diikuti putaran kedua diskusi yang lebih teknis.
Pun, pembicaraan teknis ini dibagi menjadi topik-topik utama, dengan fokus pada keamanan, keuangan, dan Selat Hormuz, tambah sumber tersebut.
Selanjutnya, direncanakan akan ada istirahat untuk makan malam, yang akan diselenggarakan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, di kediamannya.
Sebelumnya, para negosiator Iran menuntut gencatan senjata di Lebanon, ganti rugi, dan komitmen untuk mencairkan aset yang dibekukan sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian dalam pertemuan pendahuluan dengan mediator Pakistan, yang dipimpin oleh Sharif.
Namun, AS memperingatkan bahwa mereka tidak akan membiarkan diri mereka dimanipulasi oleh Teheran yang melemah. Saat tiba, Vance mengatakan agar Teheran jangan mempermainkan AS.
“Jika mereka mencoba mempermainkan kita, maka mereka akan mendapati tim negosiasi tidak begitu responsif,” kata Vance dikutip pada Minggu, (12/4/2026)
Dalam negosiasi sebelumnya, tim AS dan Iran berbasis terpisah.
Selama negosiasi nuklir yang diadakan di Jenewa pada akhir Februari, diplomat dari Oman bolak-balik antara kedua pihak, meskipun pembicaraan tersebut gagal ketika AS dan Israel membom Iran pada 28 Februari, menewaskan pemimpin tertinggi Ali Khamenei.
Israel tidak hadir dalam pembicaraan tersebut karena militernya mengatakan telah membom 200 target Hizbullah di Lebanon selatan dalam 24 jam terakhir. Serangan terhadap kota-kota Kfar Sir, Zefta, dan Toul menewaskan 10 orang semalam.
Sementara, Hizbullah menembakkan roket ke kota-kota di utara Israel. Pasukan Israel dan pejuang Hizbullah bentrok di kota Bint Jbeil.

