Cara Atasi Perut Begah Akibat Pola Makan dan Gangguan Pencernaan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perut begah biasanya terjadi akibat penumpukan udara di saluran pencernaan. Kondisi ini kerap dipicu oleh kebiasaan makan terlalu cepat atau dalam porsi besar.

Agar keluhan tidak berulang, penting untuk memperbaiki pola makan, seperti memperbanyak asupan serat, makan dengan tempo lebih lambat, serta mencukupi kebutuhan cairan setiap hari.

- Advertisement -

Selain faktor pola makan, perut begah juga dapat dipicu oleh kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, penanganannya perlu disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa penyebab perut begah beserta cara mengatasinya:

Intoleransi Makanan

Beberapa orang mengalami perut begah akibat intoleransi terhadap jenis makanan tertentu. Kondisi ini biasanya ditandai dengan gas yang terperangkap di dalam perut atau usus yang tidak kosong sepenuhnya.

- Advertisement -
  • Beberapa jenis makanan yang berisiko memicu perut begah antara lain:
  • Sayuran dan buah tinggi gula tertentu, seperti kacang-kacangan, brokoli, bawang bombai, kol, dan tauge.
  • Makanan atau minuman dengan pemanis buatan, misalnya sorbitol dan fruktosa.
  • Susu serta produk olahannya, terutama pada penderita intoleransi laktosa.

Membatasi atau menghindari makanan pemicu dapat membantu meredakan gejala.

Penyakit Asam Lambung (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn), sering bersendawa, serta perut terasa begah, terutama setelah mengonsumsi makanan yang memicu produksi gas.

Pada penderita GERD, makanan tertentu dapat memperburuk naiknya asam lambung. Untuk mengurangi keluhan, dianjurkan makan secara perlahan, menghindari minuman bersoda, serta berhenti merokok.

Sembelit

Sembelit juga dapat memicu perut begah. Ketika tinja terlalu lama berada di usus, bakteri akan menghasilkan lebih banyak gas sehingga menimbulkan rasa penuh dan tidak nyaman.

Jika mengalami sembelit disertai perut begah, beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

  • Memperbanyak konsumsi cairan dan makanan tinggi serat
  • Rutin berolahraga, misalnya berjalan kaki 20–30 menit setiap hari, guna membantu melancarkan pencernaan
  • Tidak menunda keinginan untuk buang air besar

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru