HOLOPIS.COM, JAKARTA – Warga kawasan Cilandak, Jakarta Selatan digegerkan dengan penemuan mayat bayi di tempat sampah. Jasad bayi malang itu ditemukan pada Rabu (25/2/2926) sekitar pukul 16.48 WIB sore.
Penemuan mayat bayi ini pertama kali dibagikan di media sosial Instagram @radiodalam_jaksel. Dalam video yang beredar, nampak sosok bayi ditemukan dalam keadaan dibungkus dalam tas kertas berada di dalam bak pembuangan sampah berwarna biru muda.
“Siapa lagi yang tega ini ya Allah,” kata perekam di dalam video tersebut, dikutip Holopis.com.
Perekam kemudian menyebutkan alamat lengkap lokasi kejadian. Menurut penuturan perekam, bayi malang tersebut ditemukan di Jalan Kelapa Gading, Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan.
Dia mengatakan bahwa bayi yang ditemukan diperkirakan baru berusia beberapa hari. Masyarakat memperkirakan bayi malang itu baru dibuang.
“Bayinya udah gede. Udah mungkin 4 atau 5 hari ini. Tapi masih ada darahnya,” ujarnya.
Menurut keterangan dalam video, mayat bayi tersebut langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulance. Masyarakat juga telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib untuk diselidiki lebih lanjut.
“Semoga pelaku yang telah membuang bayi tersebut bisa segera diketahui keberadaannya dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tulis keterangan akun tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen membenarkan adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di tempat sampah di kawasan Cilandak. Ia menyebut, menurut keterangan petugas medis yang datang ke TKP, bayi tersebut diperkirakan baru berusia satu hari.
“Iya betul ditemukan di sebuah bak sampah di Haji Nawi. Warga lapor ke Polsek, ada temuan mayat bayi kita tindak lanjuti. Kita bawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk proses selanjutnya,” kata Kompol Gusprihatin saat dihubungi Holopis, Kamis (26/2/2026).
Dia menegaskan saat ini pihaknyaan pihaknya kini tengah menyelidiki pelaku pembuangan bayi malang tersebut.
“Untuk pelaku masih kita lidik. Masih kita lidik pelakunya sampai saat ini,” kata Kompol Gusprihatin saat dihubungi Holopis, Kamis (26/2/2026).

