Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Targetkan Indonesia Emas 2045, Kemenekraf dan HIPPI Perkuat Sinergi Ekonomi Digital

8 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan komitmennya untuk mengubah peta jalan ekonomi nasional dengan mengandalkan talenta daerah.

Dalam pertemuan strategis bersama Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Autograph Tower, Jakarta, Kamis (19/2/2026), Menekraf membidik lahirnya “National Champion” dari pelosok negeri.

- Advertisement -

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Teuku Riefky menekankan bahwa transformasi ekonomi berbasis inovasi dan kekayaan intelektual (IP) harus dimulai dengan memperkuat kapasitas pelaku usaha di tingkat akar rumput.

- Advertisement -

“Prinsipnya kita melihat ekonomi kreatif dimulai dari daerah. Potensi anak muda kita tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia. Tugas kita bersama adalah mengangkat local hero menjadi national champion yang mampu bersaing di pasar global,” ujar Teuku Riefky dengan optimis.

Untuk mewujudkan ekosistem yang tangguh, Menekraf mengusung pendekatan hexahelix. Strategi ini menyatukan kekuatan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, hingga lembaga keuangan.

Tujuannya jelas yaitu membuat usaha berbasis kekayaan intelektual menjadi lebih bankable dan mendapatkan kepercayaan penuh dari sektor perbankan.

Ketua Umum HIPPI, Erik Hidayat, memberikan dukungan penuh terhadap visi tersebut. Ia memaparkan fakta bahwa dari 8.000 anggota aktif HIPPI yang tersebar di 22 provinsi, hampir separuhnya merupakan pemain di industri kreatif.

“Jika sumber daya alam bisa habis, kreativitas tidak akan pernah habis. Inilah alasan mengapa ekonomi kreatif harus berkembang secara berkelanjutan. HIPPI siap berkolaborasi lewat program nyata agar UMKM kreatif kita benar-benar naik kelas,” tegas Erik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Ekraf dan Digital HIPPI, Joshua P.M. Simanjuntak, memperkenalkan rumus kolaborasi ‘3C’ (Competency, Connectivity, Commercialization).

Kerangka kerja ini dirancang secara komprehensif untuk mengawal pelaku usaha dari hulu hingga hilir—mulai dari asah skill, perluasan jejaring, hingga tahap komersialisasi produk di kancah internasional.

Sinergi besar antara Kemenekraf dan HIPPI ini diharapkan menjadi fondasi beton bagi terciptanya lapangan kerja berkualitas sekaligus menjadi lokomotif utama menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir mendampingi Menekraf dalam audiensi tersebut, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu serta Direktur Kriya Neli Yana.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
8 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru