HOLOPIS.COM, JAKARTA – Belum lama bertugas, Xabi Alonso sudah diterpa badai. Jika tak segera bangkit, tak menutup kemungkinan posisinya sebagai pelatih Real Madrid bakal terancam.
Alonso menggantikan Carlo Ancelotti jelang bergulirnya musim 2025/2026. Kehadirannya diharapkan bisa mendongkrak performa Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga dan Liga Champions musim ini.
Hanya saja, kinerja eks pelatih Bayer Leverkusen itu masih jauh dari kata memuaskan. Bagaimana tidak, dari tujuh laga terakhir di semua ajang kompetisi, skuadnya hanya bisa meraih dua kemenangan.
Di pentas La Liga, Real Madrid masih terpaku di posisi kedua, terpaut empat angka dari musuh bebuyutannya, Barcelona, sekalu pemuncak klasemen, 36 vs 40.
Dilansir Holopis.com dari Planet Football, setidaknya ada dua hal krusial yang harus segera dilakukan Alonso agar legenda Spanyol itu bisa keluar dari tekanan.
Pertama, Alonso harus memperbaiki hubungannya dengan Vinicius Junior. Seperti diketahui, pemain Brasil itu ogah memperpanjang kontrak buntut relasi yang kurang baik dengan Alonso.
Dikabarkan memang, manajemen telah turun tangan mencairkan hubungan keduanya dan kini mulai membaik. Tapi itu tak menjamin Vinicius Junior punya celah untuk cabut dari Santiago Bernabeu.
Lalu, yang kedua, Alonso jangan terus bergantung kepada Kylian Mbappe. Sejak kehadirannya dari Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2024, Kylian Mbappe terus memesona.
Penyerang Internasional Prancis itu sejauh ini sudah mengepak 25 gol di semua ajang yang membuat Alonso sangat mengandalkan Kylian Mbappe.
Hanya saja, ketika Kylian Mbappe tampil memble dam nihil gol musim ini, seakan membuka mata Alonso kalau ia butuh penyerang lain.
Masih banyak waktu bagi Alonso untuk berbenah, termasuk menata ulang mesing perangnya via jendela transfer musim dingin pada Januari 2026.

