Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Indonesia Ajak 79 Negara Afrika-Karibia Taklukkan Pasar Kreatif Global

7 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya secara resmi memulai manuver diplomatik untuk menggaet Organisation of African, Caribbean and Pacific States (OACPS), sebuah organisasi pembangunan yang terdiri dari 79 negara, untuk menjadi mitra utama dalam akselerasi ekonomi kreatif.

Pertemuan dengan delegasi OACPS, yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Moussa Saleh Batraki, bukan sekadar basa-basi diplomatik. Ini adalah penawaran kemitraan besar: ajakan resmi untuk hadir dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Indonesia.

- Advertisement -

Menteri Teuku Riefky menegaskan bahwa undangan ini adalah upaya nyata untuk mengubah peta kerja sama global. Panggung ekonomi kreatif global tengah memanas, dan Indonesia tak ingin hanya berjalan, melainkan berlari kencang.

“Kami ingin terus mendorong kerja sama global yang bermakna. Kehadiran OACPS dalam WCCE 2026 harus membuka peluang konkret bagi kemitraan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya, menggambarkan WCCE sebagai ajang rekrutmen talenta dan pasar global.

- Advertisement -

Inti dari visi Menteri Ekraf adalah apa yang ia sebut sebagai strategi “Lari Kencang” 80/20. “Kami ingin pegiat ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu berlari,” tegasnya.

Strategi ini memfokuskan 80 persen energi kementerian pada tahap akselerasi, yang melibatkan kurasi ketat, peningkatan skala usaha, komersialisasi kekayaan intelektual (IP), serta promosi dan jejaring global. Sementara itu, hanya 20 persen yang dialokasikan untuk tahap inkubasi dasar.

Strategi akselerasi ini didukung dengan catatan manis di sektor investasi. Menteri Ekraf menyoroti bahwa investasi asing di Ekraf Indonesia saat ini didominasi oleh subsektor yang sangat diminati global, yaitu aplikasi, fesyen, kriya, dan kuliner.

Kerja sama dengan OACPS yang mencakup pasar Afrika, Karibia, dan Pasifik dipandang sebagai pintu emas untuk melipatgandakan potensi ini. Masuknya OACPS ke dalam ekosistem kreatif Indonesia diharapkan tidak hanya meningkatkan investasi, tetapi juga memperluas ekspor produk lokal dan menciptakan lapangan kerja baru secara masif.

Sekretaris Jenderal OACPS, Moussa Saleh Batraki, menyambut baik tawaran Indonesia dan bahkan mengundang balik Menteri Ekraf untuk hadir di Summit of OACPS Heads of State and Government tahun depan.

Bahkan Moussa secara khusus memuji langkah Indonesia yang memiliki kementerian khusus untuk ekonomi kreatif, sebuah komitmen yang menurutnya belum banyak ditiru oleh negara lain.

Kerja sama ini, yang sejalan dengan semangat Luanda Declaration dan Nairobi Declaration, menandai babak baru bagi Indonesia. Bukan sekadar mengejar ketertinggalan, melainkan memimpin panggung ekonomi kreatif dengan strategi terukur, akseleratif, dan ambisi global.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
7 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru