JAKARTA – Dorna Sports memastikan akan ada perubahan besar di kelas Moto3 sebelum akhir tahun 2025. Hal ini diungkapkan Chief Sporting Officer Dorna, Carlos Ezpeleta, saat MotoGP Jepang. Menurutnya, kesenjangan performa antara Moto3 dan Moto2 saat ini terlalu jauh sehingga membuat pembalap muda kesulitan naik kelas.
“Kami punya beberapa pengumuman menarik yang akan datang, semoga sebelum akhir tahun,” kata Ezpeleta dikutip Holopis.com dari Crash, Kamis (2/10/2025).
Sejak pertama kali hadir menggantikan kelas 125cc pada 2012, Moto3 nyaris tidak mengalami revisi berarti. Padahal, kata Ezpeleta, Moto3 perlu berevolusi karena faktor usia minimum pembalap yang kini lebih tinggi serta postur tubuh generasi muda yang semakin besar.
“Bukan rahasia kalau kami sudah cukup lama mempertimbangkan perubahan di Moto3,” ujarnya. “Dengan batas usia baru dan postur anak-anak yang lebih tinggi, ada pertimbangan penting yang harus kami lakukan.”
Ezpeleta menilai transisi Moto2 ke MotoGP saat ini sudah ideal, namun lonjakan dari Moto3 ke Moto2 masih terlalu sulit. Hal inilah yang menjadi fokus utama Dorna dalam rencana reformasi.
Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah menjadikan Moto3 sebagai kejuaraan berspesifikasi tunggal mulai 2027. Yamaha disebut-sebut berpeluang besar menjadi pemasok mesin, sementara Kalex bisa dipercaya untuk membuat rangkanya. Model seperti ini diharapkan menekan biaya dan menyeragamkan format dengan Moto2 yang juga tidak menggunakan prototipe penuh.
Lebih lanjut, Ezpeleta menegaskan bahwa MotoGP tetap akan berinvestasi besar pada kelas pendukung seperti Moto2 dan Moto3. Baginya, menjaga kualitas di kategori junior sama pentingnya dengan membesarkan nama bintang MotoGP.
“Investasi untuk membuat MotoGP lebih besar tidak berarti kami melupakan kelas pendukung. Kami ingin Moto2 dan Moto3 tetap mendapat perhatian, lebih setara, dan meningkatkan standar kejuaraan secara keseluruhan,” jelasnya.
Dengan rencana perubahan ini, pintu kesempatan bagi talenta muda dari seluruh dunia diyakini akan terbuka lebih lebar. Moto3 diharapkan bisa kembali menjadi jalur mulus bagi calon bintang MotoGP masa depan.

