Wall Street Melemah Usai The Fed Tunda Penurunan Suku Bunga hingga September

797
0 Shares

JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street pada Rabu (30/7) waktu setempat ditutup melemah, yang salah satunya dipicu oleh pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed), Jerome Powell terkait suku bunga.

Dalam pernyataan Powell baru-baru ni, dia menyampaikan bahwa bank sentral belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, meski kondisi ekonomi negeri Paman Sam tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat.

Pada penutupan perdagangan kemarin, tiga indeks utama Wall Street bergerak variatif, dengan Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 171,71 poin atau 0,38 persen ke level 44.461.

Kemudian S&P 500 (SPX) juga melemah 7,96 poin atau 0,12 persen menjadi 6.362,90. Sementara itu, Nasdaq Composite (IXIC) justru mencatat kenaikan tipis 31,38 poin atau 0,15 persen ke posisi 21.129.

Saham-saham sempat menguat menjelang pernyataan The Fed, di tengah optimisme investor terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang dinilai lebih kuat dari perkiraan. Namun sentimen pasar berubah setelah Powell menyebut terlalu dini untuk mengambil langkah pemangkasan suku bunga pada pertemuan September.

Powell juga menyampaikan bahwa suku bunga saat ini masih dianggap cukup ketat, tetapi belum menghambat perekonomian. Meski begitu, inflasi masih dinilai berada pada tingkat yang agak tinggi, sementara pasar tenaga kerja tetap solid dengan tingkat pengangguran yang rendah.

- Advertisement -

Kepala investasi RWA Wealth Partners, JP Powers menyampaikan, bahwa Powell yang akan memasuki waktu pensiun tidak akan mengambil risiko tinggi, dengan memangkas suku bunga acuan AS.

“Jika saya Powell, saya tidak tahu seberapa besar ia memikirkan kebijakannya, tetapi saya pikir ia akan menunda untuk mengambil keputusan memangkas suku bunga, di saat ia akan pensiun, daripada mengambil risiko gejolak apa pun tepat saat ia akan pensiun,” ujarnya, dikutip Holopis.com dari Reuters, Kamis (31/7).

Sebelum komentar Powell, ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga pada September sempat mencapai 68 persen, namun langsung merosot ke bawah 50 persen setelah pernyataan tersebut.

Di sisi lain, saham teknologi megacap menunjukkan performa positif. Microsoft (MSFT.O) dan Meta Platforms (META.O) masing-masing melonjak lebih dari 6 persen usai merilis laporan keuangan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.

Di sisi lain, volume perdagangan di bursa AS tercatat sebesar 17,66 miliar lembar saham, sedikit di bawah rata-rata harian 20 hari terakhir sebesar 17,87 miliar saham.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU